×
Ad

Kemlu Diminta Bersikap Usai Trump Jadikan 'Mohammad' Bahan Candaan

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Minggu, 18 Okt 2026 08:18 WIB
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan lelucon soal popularitas nama 'Mohammad' saat dirinya mengejek kepresidenan Iran. Komisi I DPR meminta Kementerian Luar Negeri RI mengambil langkah diplomatik merespons pernyataan Trump tersebut.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono. Dia awalnya menyampaikan pemimpin dunia seharusnya memikirkan dampak pernyataannya, terutama perihal simbol hingga nama yang penting bagi suatu agama.

"Menurut saya, setiap pemimpin dunia perlu mempertimbangkan dampak dari pernyataannya, terutama ketika menyangkut simbol, nama, atau hal-hal yang memiliki makna penting bagi suatu agama. Kebebasan berpendapat tetap perlu disertai tanggung jawab dan penghormatan terhadap keyakinan orang lain," kata Dave saat dihubungi, Sabtu (17/10/2026).

Dave menjelaskan nama Mohammad memiliki makna religius yang mendalam bagi umat Islam. Karena itu, ia menyebut penggunaannya sebagai bahan lelucon dalam konteks politik perlu dicermati dengan bijaksana agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau melukai perasaan umat beragama.

"Saya memandang Kemlu RI perlu mencermati pernyataan tersebut dan menilai langkah diplomatik yang tepat. Jika dipandang perlu, komunikasi dapat dilakukan untuk menyampaikan pentingnya menghormati sensitivitas keagamaan, tanpa harus terburu-buru mengambil langkah yang berpotensi memperkeruh hubungan bilateral," ucap dia.




(maa/dhn)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork