×
Ad

Dipolisikan, Bupati Sabu Raijua Bantah Ancam dan Cekik Nelayan

Yufengki Bria - detikNews
Minggu, 18 Okt 2026 03:38 WIB
Foto: Dok. Pemkab Sabu Raijua
Jakarta -

Bupati Sabu Raijua Krisman Bernard Riwu Kore membantah mencekik dan mengancam nelayan, Rahul Adrianus Ratu (47). Krisman mengaku mendatangi Rahul untuk mempertanyakan dugaan ancaman terhadap pekerja tambak garam.

"Saya tegaskan tidak ada ancaman atau tindak kekerasan pada saat itu," kata Krisman kepada wartawan, dilansir detikBali, Minggu (18/10/2026).

Insiden itu terjadi di Jalan Waduwala, Kecamatan Sabu Liae, Jumat (16/10) sekitar pukul 09.30 Wita. Krisman menyebut kedatangannya dipicu laporan bahwa Rahul mengancam petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) serta pekerja tambak garam.

"Saya mempertanyakan tempat ritual mana yang kami melakukan pengrusakan. Sedangkan tambak garam itu jauh dari tempat ritual yang dimaksud. Tidak ada saya mengatakan 'saya pukul kau sampai mati di sini'," ucap Krisman.

Terkait laporan terhadap Krisman yang diduga mencekik leher dan mencengkeram kerah baju Rahul itu dibenarkan Kapolres Sabu Raijua AKBP Paulus Natonis. Dia menyebut polisi telah menerima laporan dan melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

"Itu kan sudah kami terima laporannya dan masih penyelidikan. Kami juga sudah turun ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah kejadian," ujar Paulus.

Simak selengkapnya di sini.




(fas/fas)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork