BGN Usut Dugaan Kekerasan di KPPG Bogor, Korwil SPPG Bakal Disidang Etik

BGN Usut Dugaan Kekerasan di KPPG Bogor, Korwil SPPG Bakal Disidang Etik

Zunita Putri - detikNews
Sabtu, 17 Okt 2026 21:28 WIB
Ketua KPPI Bogor Haidir menjelaskan soal peristiwa pria dicambuk di area kantor, Kamis (15/10/2026).
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Badan Gizi Nasional (BGN) menindaklanjuti beredarnya video dugaan penganiayaan di lingkungan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Jawa Barat. Koordinator wilayah (Korwil) Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Purwakarta yang diduga mencambuk Kepala SPPG Purwakarta di KPPG Bogor akan menjalani sidang etik.

"Sebagai tindak lanjut atas hasil investigasi, posisi yang bersangkutan sebagai Koordinator Wilayah Purwakarta akan dilakukan penanganan melalui sidang etik kepegawaian di Biro SDMO BGN Pusat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) BGN, Rahman, dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).

Ia menegaskan penanganan internal dilakukan untuk memastikan setiap dugaan pelanggaran ditindaklanjuti secara proporsional dan berdasarkan hasil pemeriksaan. Proses itu menjadi bagian dari upaya menjaga profesionalisme, kedisiplinan, serta integritas personel yang terlibat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia meminta setiap personel yang terlibat dalam pelaksanaan MBG wajib menjaga sikap profesional, mematuhi ketentuan kepegawaian, serta menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugas. Perselisihan antar-individu tidak boleh diselesaikan melalui tindakan kekerasan, terlebih di lingkungan kerja.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan BGN terus melakukan investigasi. Tysa mengatakan kekerasan dalam lingkungan kerja tidak dibenarkan.

"BGN menaruh perhatian serius terhadap peristiwa yang terjadi di lingkungan KPPG Bogor. Kami telah melakukan investigasi untuk mendalami kronologi dan fakta-fakta terkait. Setiap bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan dan harus ditangani secara serius sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Tysa.

Tysa mengungkap penelusuran BGN, pihaknya telah menemukan bahwa Kepala KPPG Bogor dan Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) ada di kantor ketika perselisihan yang berujung pencambukan itu terjadi. Menurut Tysa, pihak KPPG sudah berupaya melerai mereka.

Aksi Pencambukan Terekam Kamera

Untuk diketahui, seorang pria terekam kamera dicambuk oleh seseorang di dalam salah satu ruangan di kantor KPPG Bogor, Jawa Barat dan viral di media sosial. Kepala KPPG Bogor Haidir mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/10), sekitar pukul 15.00 WIB.

Haidir mengatakan pihaknya masih mendalami pemicu kejadian kekerasan tersebut. Haidir juga mengaku sudah berkoordinasi dengan BGN untuk menentukan sanksi untuk pelaku.

"Pertama memang kemarin kami secara langsung sudah menegur dengan keras terhadap kedua SPPI tersebut, dan menyampaikan bahwa itu tidak boleh terjadi," kata Kepala KPPG Bogor Haidir, Jumat (16/10).

"Kedua, kami juga berkoordinasi dengan pimpinan kami di Jakarta (Kepala BGN) untuk mendapatkan arahan, seperti apa nanti mungkin punishment yang akan diberikan," lanjutnya.

(zap/fas)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini