×
Ad

Mata Warga Palembang Perih Akibat Kabut, Bau Asap Tembus Masker

Rio Roma Dhoni - detikNews
Jumat, 16 Okt 2026 14:30 WIB
Kondisi Kota Palembang diselimuti kabut asap di pagi hari. (Rio Roma Dhoni/detikSumbagsel)
Palembang -

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti membuat kualitas udara kota Palembang, Sumatera Selatan, masuk kategori berbahaya. Warga mengeluhkan mata perih dan sulit bernapas.

Pantauan detikSumbagsel di sejumlah lokasi di Kota Palembang pada Jumat (16/10/2026) pagi, seperti di Jalan Soekarno Hatta, kabut asap terlihat masih tebal dan pekat, namun tidak setebal pagi tadi.

Jarak pandang pun sangat terbatas, ditambah saat berkendara di jalan. Tak hanya tebal dan pekat, asap juga sering kali tercium dan membuat mata sedikit perih. Sejumlah kendaraan juga menyalakan lampu utama kendaraan agar terlihat sesama pengendara.

Sementara itu, di ruas Jalan Jenderal Sudirman dan Demang Lebar Daun, kondisi asap bahkan lebih tebal dan jarak pandang juga terbatas. Terlihat sejumlah kendaraan memperlambat kendaraannya.

Salah seorang pengendara, Zulkarnain (35), mengatakan asap terlihat pekat pada pagi hari tapi hingga siang hari kabut asap juga masih terlihat tebal, walaupun tidak setebal seperti pagi hari.

"Pagi tadi, Pak, yang pekat sekali asapnya. Tadi saya pelan-pelan membawa motor karena jarak pandang terbatas, Pak," katanya, seperti dilansir detikSumbagsel.

Selain jarak pandang yang terbatas, Zulkarnain menambahkan bahwa kabut asap sering kali membuat matanya perih dan sesekali bau asap juga tercium menembus masker yang digunakan.

"Walaupun pakai masker, kadang masih tercium aroma asap. Mata juga sedikit perih akibat asap ini. Ya semoga ini cepat berlalu ya, karena ini sudah dari bulan lalu (kabut asap)," ujarnya.

Sementara itu, Suyani (41) mengatakan mengkhawatirkan kondisi kesehatannya kalau kabut asap masih menyelimuti Kota Palembang ditambah dengan kondisi cuaca yang terik (musim kemarau).

"Kalau asap terus begini, takut juga dengan kesehatan kita, apalagi sehari-hari saya selalu keluar ruangan untuk berangkat kerja. Iya memang mata merasa sedikit perih ya kalau lagi berkendara," ujarnya.

Baca selengkapnya di sini

Lihat juga video 'Sebaran Wilayah di Gorontalo yang Terdampak Kabut Asap Karhutla':




(idh/imk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork