Banjir di Padang Surut, 2 Warga Hilang Masih Dicari

Banjir di Padang Surut, 2 Warga Hilang Masih Dicari

- detikNews
Rabu, 26 Des 2007 10:42 WIB
Padang - Banjir besar yang meluluhlantakkan sejumlah kawasan di kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sudah mulai surut. Ratusan kepala keluarga (KK) yang sebelumnya terpaksa diungsikan, Rabu (26/12/2007) mulai kembali ke rumah masing-masing.

"Berdasarkan laporan yang masuk, sejak pagi tadi sudah ada sejumlah warga yang kembali ke rumah. Namun, tiga korban yang kemarin dinyatakan hanyut, 2 di antaranya masih dicari oleh tim SAR," ujar Kepala Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumbar, Ade Edward, kepada detikcom melalui telepon, Rabu (26/12/2007).

Dikatakan Ade, tiga korban hanyut dan diduga tewas adalah warga Kecamatan Koto Tangah, Padang. Satu di antaranya bernama Ujang Basri (45) dipastikan tewas setelah terseret arus sungai Batang Kandih yang meluap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk saat ini kita belum dapat memastikan berapa kerugian yang diderita akibat banjir kali ini. Namun, melihat luasnya daerah sebaran banjir, kerugian diperkirakan sangat besar. Boleh dikatakan, banjir kali ini merupakan banjir terbesar sejak lima tahun terakhir," kata dia.

Lebih lanjut, Ade mengatakan, selain melanda kota Padang, banjir bandang juga menghantam sejumlah kabupaten kota lainnya di Sumbar. Menurut dia, daerah Pesisir Selatan, Kota Solok dan Kabupaten Padang Pariaman merupakan tiga daerah terparah yang dihantam banjir.

Selain itu, di KM 65, Silaing, Padang Panjang hujan lebat juga mengakibatkan dinding bukit depan Tugu Silaiang mengalami longsor sejak pukul 22.00 WIB Senin (24/12/2007). Akibatnya, ruas jalan di kawasan itu hanya dapat dilalui satu jalur kendaraan karena material tanah dan bebatuan masih menutupi sebagian badan jalan lainnya.

Hingga saat ini, kata Ade, dua alat berat dari Dinas Kimpraswil Sumbar masih membenahi ruas jalan tersebut. "Itu semua data sementara, siang ini kita berharap sudah dapat laporan yang lebih lengkap dari masing-masing Satlak di daerah," tukas Ade.
(yon/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads