Jalur KA Semarang-Cepu Putus

Jalur KA Semarang-Cepu Putus

- detikNews
Selasa, 25 Des 2007 23:02 WIB
Jakarta - Jalur KA antara Semarang-Cepu terputus lantaran rel di antara 2 daerah itu tergenang air setinggi 5-15 cm. Akibatnya, sejumlah KA yang melintas di jalur tersebut tertahan di Stasiun Gambrengan.

"Ini akibat gangguan alam. Hujan deras yang terus menerus yang mengakibatkan banjir yang signifikan. Banjir berkisar antara 5-15 cm di atas rel," kata Kahumas PT KA Daops IV Warsono saat dihubungi detikcom, Selasa (25/12/2007).

Warsono menjelaskan, putusnya jalur antara 2 daerah itu terjadi sejak pukul 17.15 WIB. Selain banjir, tanah penahan rel di sejumlah titik juga sempat mengalami grogosan.

"Kami sudah menurunkan kru-kru untuk bersiap memperbaiki jalur jika air sudah surut. Serta untuk menambal tanah yang grogosan itu," jelasnya.

Menurutnya, banjir itu menyebabkan KA Argo Anggrek Jakarta-Surabaya sempat tertahan di Stasiun Gambrengan, stasiun antara Tawang Semarang dan Cepu. Namun, KA Argo Anggrek langsung dialihkan lewat jalur selatan melalui Solo.

"Saat ini KA Rajawali masih tertahan di Stasiun Gambrengan," ujarnya.

Warsono pun memperkirakan, jalur akan kembali normal pada pukul 24.00 WIB. "Itu jika kondisi alam kembali normal dan air sudah surut. Jika tidak, maka akan lebih lama lagi. Tapi kami janji akan bekerja secepatnya agar jalur ini kembali normal," bebernya.

Longsor

Selain banjir, jalur Semarang-Cepu juga sempat ditimbun tanah. Seiring membaiknya alam, tanah yang longsor itu sudah dibersihkan dari rel.

"Pukul 19.00 WIB tadi sudah kami antisipasi. Tanah sudah diangkat semua," pungkasnya.
(ary/ary)


Berita Terkait