Hari Museum Indonesia, Prabowo Ajak Generasi Muda Kenali Sejarah Bangsa

Hari Museum Indonesia, Prabowo Ajak Generasi Muda Kenali Sejarah Bangsa

Angelina Vioni - detikNews
Selasa, 13 Okt 2026 07:55 WIB
Hari Museum Indonesia, Prabowo Ajak Generasi Muda Kenali Sejarah Bangsa
Foto: Kemenbud
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Museum Nasional Indonesia, Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Museum Indonesia pada 12 Oktober. Didampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Prabowo meninjau sejumlah ruang pameran koleksi dan berinteraksi langsung dengan para pelajar yang mengikuti kegiatan edukasi museum.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat peran museum sebagai sarana pembelajaran sejarah dan budaya yang ramah, menarik, dan interaktif bagi generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menekankan pentingnya mengenalkan dan menanamkan rasa cinta tanah air serta kecintaan terhadap warisan budaya bangsa sejak dini kepada anak-anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden mengapresiasi berbagai program edukasi museum yang melibatkan generasi muda. Ia berharap museum di seluruh Indonesia terus bertransformasi menjadi pusat pembelajaran yang inspiratif, kreatif, dan menyenangkan bagi para pelajar.

Selain berinteraksi dengan para pelajar, Presiden Prabowo juga mengunjungi sejumlah ruang pameran dan mendapatkan penjelasan langsung dari Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin.

ADVERTISEMENT


Selain itu, Presiden juga mengunjungi area koleksi prasasti di museum yang kini dilengkapi dengan pengalaman interaktif dan imersif berbasis teknologi digital, proyeksi dinding, serta visualisasi koleksi tembikar hingga megalitikum.

Sementara itu, pada momentum peringatan Hari Museum Indonesia, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengajak masyarakat untuk merawat sejarah, menjaga warisan leluhur, serta meningkatkan kecintaan terhadap peradaban bangsa dengan berkunjung ke museum.

"Merawat museum berarti menjaga agar pengetahuan tidak terputus oleh waktu, dan generasi mendatang tidak hanya mewarisi peninggalan masa lalu, tetapi juga memahami nilai dan perjalanan yang menyertainya," ujar Fadli dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10/2026).

Menurut Fadli, sebuah bangsa dapat kehilangan jejak masa lalunya jika tidak merawat ingatan tentang bagaimana ia terbentuk. Museum menjadi ruang agar memori kolektif Bangsa dapat terjaga melalui benda-benda koleksi yang menjadi saksi perjalanan manusia, pertemuan kebudayaan, dan peradaban yang membentuk Indonesia hingga hari ini.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Museum Indonesia yang merepresentasikan seluruh lembaga dan insan permuseuman. Momentum ini juga memperkuat rasa kebersamaan di kalangan insan permuseuman dan masyarakat.

Melalui semangat Hari Museum Indonesia juga mendorong tumbuhnya semangat positif dalam meningkatkan peran museum dalam pelestarian budaya Indonesia.

Simak juga Video 'Atensi Prabowo soal Karhutla TN Tanjung Puting':

(ega/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini