Thaksin Menyemai, Samak Menuai

Pemilu Thailand

Thaksin Menyemai, Samak Menuai

- detikNews
Minggu, 23 Des 2007 22:20 WIB
Bangkok - Pemilu Thailand pertama setelah kudeta terhadap PM Thaksin Sinawatra memunculkan kembali tokoh lama, Samak Sundaravej. Samak adalah pemimpin People Power Party (PPP) yang diprediksi memenangkan Pemilu.

Setelah Thaksin dijungkalkan 15 bulan lalu, Samak yang merupakan mantan Gubernur Bangkok muncul menjadi sekutu utama pemilik klub sepakbola Manchester City itu. Padahal Samak dan Thaksin sebelumnya sempat berseteru sebelum akhirnya didamaikan Raja Thailand Bhumibol Adulyadej.

Bukan hanya mendukung Thaksin, Samak mengambil alih tampilan dan gaya Partai Thai Rak Thai yang sudah dilarang junta militer. Dengan pintar, Samak berhasil meraup suara dari kantong-kantong massa partai Thaksin itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Samak yang berusia 72 tahun memunculkan kembali slogan pembangunan pedesaan dan kapitalisme gung-ho yang dipakai Thaksin. Meski sebelumnya pernah mengabdi untuk junta militer pada era 1980-an, Samak kali ini berbalik menentang junta.

"Mereka melakukan kudeta tanpa alasan, hanya karena benci dan kecemburuan," kata Samak diwawancara AFP, Minggu (23/12/2007).

Pendukung setia kerajaan ini penuh kontradiksi. Samak merupakan pembawa acara memasak di televisi, meski dia juga diduga terlibat pembantaian demontrans mahasiswa tahun 1976.

Persekutuan Samak dengan Thaksin dimulai setelah Thai Rak Thai dan Thaksin dilarang berpolitik. Samak lalu dihubungi oleh Thaksin dari pengasingan di Inggris untuk membantu membangun kembali mesin politiknya.

"Militer ingin menyingkirkan partainya. Mereka tidak ingin secuil pun tersisa," kata Samak.

"Lalu saya pikir itu tidak adil. Jadi ketika Thaksin meminta saya (memimpin partai), saya bilang 'OK'," imbuh Samak.

Samak pernah menjadi menjadi wakil Perdana Menteri pada Mei 1992. Samak pertama kali menjadi anggota parlemen dari Partai Demokrat pada tahun 1975 dan sekarang justru partai inilah yang lawan utama PPP.

Meski memiliki ikatan kuat dengan militer, pada kali ini Samak menyatakan akan menghapus semua kekuasaan junta militer. "Kita harus menyapu terlebih dahulu kekuasaan kudeta," janji Samak jika jadi berkuasa sebagai Perdana Menteri.

PPP diprediksi memperoleh 45 persen suara. Sehingga kemungkinan besar Samak selaku pemimpin PPP akan duduk menjadi Perdana Menteri Thailand. Dan hal ini tentunya berkat Thaksin yang telah menyemaikan benih sebelumnya. (aba/aba)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads