Pemicunya, kapal laut yang melayani trayek Pelabuhan Marina Ancol-Kepulauan Seribu, KM Kerapu, kini teronggok tidak berdaya.
KM Kerapu yang dapat menampung 100 orang lebih dengan jam pelayaran hingga ujung Kepulauan Seribu kini tidak beroperasi. "Sejak 16 Desember 2007, enam kapal tidak lagi berlayar. Salah satu kapalnya yang dulu beroperasi di Banjir Kanal Barat ," kata Lurah Pulau Untung Jawa, Eko Suroyo, pada detikcom, Minggu (23/12/2007).
Selidik punya selidik, alasan tidak beroperasinya KM Kerapu ini karena anggaran dari Dishub DKI Jakarta telah tutup buku. "Padahal, KM Kerapu merupakan kapal yang paling layak untuk berwisata ke Kepulauan Seribu, " ujar Eko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dua jenis kapal di atas, masih ada lagi kapal pesiar jenis sedang yang melayani Tanjung Priok-Kepulauan Seribu. "Tapi rute terjauh cuma hingga Pulau Bidadari. Padahal tempat eksotisnya masih jauh dari Pulau Bidadari, " pungkasnya.
Mendapati kenyataan ini, beberapa warga Jakarta pun mengurungkan niatnya berakhir tahun di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Seperti yang diungkapkan eksekutif muda yang ngantor di bilangan Gatot Subroto, Roslina. Awalnya dia tertarik ketika diberi gambaran tentang eksotisnya Kepulauan Seribu. "Tapi kalau mendengar transportasinya seperti itu, mending tahun baru di Bali aja, " tuturnya. (asp/nrl)











































