Geger 2 Remaja Tewas Tergelepar di Alam Sutera

Geger 2 Remaja Tewas Tergelepar di Alam Sutera

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2026 21:25 WIB
Ilustrasi Kecelakaan
Foto: Ilustrasi (detikcom/Thinkstock/assistantua)
Jakarta -

Dua orang remaja ditemukan tewas tergeletak di pinggir jalan Alam Sutera, Tangerang Selatan (Tangsel). Keduanya meninggal kecelakaan akibat dikejar-kejar pelajar membawa senjata tajam.

Peristiwa ini juga viral di media sosial. Dari rekaman video yang beredar, kedua pelajar tersebut tampak tergeletak di trotoar Jalan Alam Sutera dengan kondisi terluka di kepala. Kedua pelajar itu saat ditemukan dalam kondisi telungkup.

Sementara itu, warga di lokasi tampak berupaya melihat kondisi kedua pelajar. Dalam video juga terlihat ada salah satu pelajar lainnya tengah duduk di dekat dua pelajar yang telah meninggal dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Efek Dikejar Pelajar Bawa Sajam

Dalam narasi video viral dijelaskan bahwa kedua pelajar yang meninggal dunia itu habis menyaksikan pertandingan futsal. Kemudian keduanya sempat dikejar oleh sekelompok pelajar lainnya dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

ADVERTISEMENT

Kasi Humas Polres Tangsel Iptu Wahyuni membenarkan adanya dua pelajar yang meninggal dunia di tepi Jalan Alam Sutera tersebut. Yuni menjelaskan kedua pelajar tersebut meninggal setelah mengalami kecelakaan pada Jumat (9/10) sore.

"Membenarkan bahwa ada peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia," kata Yuni saat dihubungi detikcom, Sabtu (10/10/2026).

Dia mengatakan kedua korban kecelakaan usai dikejar-kejar pelajar yang membawa senjata tajam di lokasi. Kasus ini telah ditangani pihak kepolisian.

"Sudah ditangani dan dalam penanganan Polsek Serpong," imbuhnya.

3 Remaja Ditangkap

Polres Tangerang Selatan mengamankan tiga pelajar yang diduga membawa senjata tajam (sajam). Ketiganya ditangkap setelah terlibat dalam peristiwa pengejaran terhadap dua pelajar yang berujung kecelakaan maut di kawasan Alam Sutera, Tangsel.

"Setelah melakukan pengecekan TKP dan serangkaian penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Serpong berhasil mengamankan tiga pelajar yang diduga membawa senjata tajam," jelas Kasi Humas Polres Tangsel Iptu Wahyuni saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (10/10/2026).

Wahyuni menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Jumat (9/10) sore. Mulanya, sekitar pukul 17.00 WIB, kedua korban bersama teman-temannya berada di kawasan SPBU Pertamina Alam Sutera setelah selesai menjadi suporter pertandingan futsal.

"Pada saat bersamaan, kelompok pelajar lain yang diketahui berasal dari SMK Yadika 4 Ciledug datang dari arah Graha Raya. Kelompok tersebut diduga membawa senjata tajam," terang Yuni.

Korban Jatuh Tabrak Pembatas Jalan

Kedua korban bersama teman-temannya kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan mengendarai sepeda motor menuju Sport Center Alam Sutera. Dalam perjalanan, mereka diduga dikejar hingga ke Jalan Sutera Utama, tepatnya di seberang pintu masuk Sekolah Laurensia.

"Dua pelajar yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah kemudian terjatuh setelah menabrak pembatas jalan dan membentur tiang listrik di pinggir jalan," kata Yuni.

Akibat kejadian tersebut, kedua pelajar meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, seorang pelajar lainnya berhasil menyelamatkan diri ke pos keamanan Alam Sutera.

Lebih lanjut, dia mengatakan, tiga pelajar yang diamankan merupakan siswa SMK Yadika 4 Ciledug. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda.

"Satu pelajar diamankan di lokasi kejadian, sedangkan dua lainnya diamankan di kediaman masing-masing," tutur Yuni.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu bilah celurit besar berwarna merah, satu bilah arit, dan satu bilah golok. Petugas juga mengamankan sejumlah barang lain, termasuk satu unit sepeda motor.

"Saat ini, dugaan tindak pidana terkait kepemilikan senjata tajam tersebut ditangani lebih lanjut oleh Polsek Serpong sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan memperhatikan ketentuan perlindungan identitas anak yang berhadapan dengan hukum," ungkap Yuni.

"Sementara itu, penanganan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua pelajar meninggal dunia ditangani oleh Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Tangerang Selatan," imbuhnya.

Halaman 2 dari 2
(ygs/isa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini