Meski Menyakitkan, Golkar Hargai Kecurigaan Intervensi MA

Meski Menyakitkan, Golkar Hargai Kecurigaan Intervensi MA

- detikNews
Sabtu, 22 Des 2007 13:32 WIB
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) memutuskan Pilkada Sulawesi Selatan (Sulsel) diulang di 4 kabupaten. Partai Golkar dicurigai mengintervensi keputusan kontroversial tersebut.

"Semua pasti curiga seperti itu. Saya kira berdasarkan pengalaman, Golkar dicurigai. Akan kita hargai, sebagai partai kita akan menghormati itu, meski menyakitkan," ujar Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Ferry Mursidan Baldan.

Hal itu disampaikan dia usai talkshow bertajuk "Kinerja parpol yang mengecewakan" di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (22/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ferry, keputusan MA sudah sesuai dengan kewenangannya dan sudah final serta mengikat.

"Jadi apanya yang harus dituntut. Mungkin kalau hanya putusan pengadilan bisa kita bilang tidak," imbuh Ferry.

Dituturkan Ferry, jalan terbaik yang dilakukan adalah menunggu peninjauan kembali (PK), untuk menghindari hal yang berdampak negatif bagi masyarakat Sulsel.

Ketua Umum Partai Bintang Bulan Hamdan Zoelva menyatakan, jika pilkada diulang, akan menimbulkan masalah yang lebih besar dalam hal indikasi politik.

"Ini pernah terjadi dalam Pilkada Depok," kata Hamdan.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyatakan, kasus Pilkada Sulsel harus ditangani dengan kedewasaan dari para elit politik, disertai kesabaran masyarakat.

"Baik dari pihak yang diuntungkan maupun yang dirugikan," kata Qodari. (nik/sss)


Berita Terkait