×
Ad

PIS-Perpusnas Perluas Literasi Kelautan Anak Lewat Mobil Perpustakaan Keliling

Annisa Sekar Melati - detikNews
Jumat, 09 Okt 2026 15:15 WIB
Foto: Andhika Prasetia/detikFoto
Jakarta -

Pertamina International Shipping (PIS) berkolaborasi dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI memperluas akses literasi kelautan bagi anak-anak melalui revitalisasi Mobil Perpustakaan Keliling (MPK). Inisiatif tersebut diperkenalkan dalam acara bertema maritim Bahtera LiteraSEA di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Melalui program ini, PIS melakukan revitalisasi tiga unit Mobil Perpustakaan Keliling yang mencakup perbaikan mesin, pengadaan alat pemindai barcode, pemindahan videotron, serta penyediaan buku-buku bacaan bertema kelautan guna memperkaya akses literasi bagi masyarakat.

Inisiatif ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Yayasan Inovasi Muda dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan. Sinergi tersebut bertujuan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Indonesia sebagai negara bahari sekaligus memperluas pemahaman mereka mengenai potensi dan keberlanjutan sektor kemaritiman.

Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyampaikan bahwa program ini dihadirkan untuk membekali anak-anak dengan pengetahuan dan kesadaran sejak dini agar kelak dapat berperan sebagai penjaga ekosistem pesisir dan laut. Menurutnya, penanaman nilai kepedulian lingkungan sejak usia muda merupakan langkah penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya maritim Indonesia.

"Kita percaya anak-anak kita ini adalah yang nantinya akan menjadi generasi pelindung lautan. Kita berharap bisa menumbuhkan kecintaan dan kesadaran anak-anak sejak dini tentang laut," ujar Vega di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Melalui revitalisasi armada MPK, PIS ingin jangkauan edukasi kelautan menyentuh area yang lebih luas. Vega memastikan mobil literasi ini akan langsung menjemput bola mendatangi kawasan permukiman warga.

"Inisiatif baru ini tidak hanya ke lokus sekolah, tapi juga ke permukiman. Jadi adik-adik kita ini selain di sekolah, dia juga bisa akses buku di dekat rumah," jelas Vega.

Inisiatif ini dinilai sukses menjawab tantangan literasi di pelosok daerah.

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI Adin Bondar, menilai MPK menjadi instrumen jitu untuk mendekatkan akses bacaan kepada masyarakat.

"Tantangan kita adalah bagaimana membangun akses. Bersama Pertamina merevitalisasi mobil perpustakaan keliling untuk diciptakan menjadi satu instrumen mengakses bacaan kelautan," papar Adin.

Adin menambahkan, jarak wilayah darat dengan pesisir yang jauh tidak boleh menjadi hambatan edukasi. Melalui MPK, anak-anak tetap bisa mengeksplorasi kekayaan ekosistem dan masalah darurat sampah plastik.

"Kesadaran maritim itu tidak harus anak kita yang datang ke laut, tapi laut itu sendiri yang datang ke mereka melalui bacaan, komik, dan ragam literatur kelautan," tegasnya.

Pencapaian edukasi ini juga tak lepas dari peran tenaga pendidik. Momentum Bahtera LiteraSEA yang bertepatan dengan Hari Guru Sedunia turut dimanfaatkan untuk mengapresiasi guru sebagai garda terdepan pendidikan.

Perwakilan guru SD Mutiara 2 Tumi, menyebut literasi dari buku sangat mendukung kurikulum di sekolah. Praktik kecintaan terhadap laut langsung diaplikasikan oleh para guru lewat kebiasaan harian murid di kelas.

"Kita setiap hari mengajarkan anak-anak di sekolah membawa tempat minum atau tumbler. Hal ini untuk mencegah adanya sampah plastik sekali pakai yang menumpuk dan bisa berujung merusak laut," pungkas Tumi.

Sebagai informasi, kampanye literasi maritim ini turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan terkait. Beberapa di antaranya adalah Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Vina Ardarini, perwakilan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub Ihsan Abdurrahman, serta Chairwoman Inovasi Muda Restu Andini.

Simak juga Video 'Perpustakaan Nyi Ageng Serang Jaksel Dibuka Lagi':




(akd/ega)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork