Siswa Sekolah Dasar dan SMK Dikenalkan Dunia Laut Sejak Dini

Siswa Sekolah Dasar dan SMK Dikenalkan Dunia Laut Sejak Dini

Rafi Ghifari - detikNews
Jumat, 09 Okt 2026 14:40 WIB
Siswa Sekolah Dasar dan SMK Dikenalkan Dunia Laut Sejak Dini
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

Kegiatan edukasi dan literasi maritim 'Bahtera LiteraSEA' digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Acara ini ingin mengenalkan dunia kelautan kepada siswa sejak dini melalui talkshow interaktif.

Acara yang digelar Pertamina International Shipping (PIS) berkolaborasi dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI pada Rabu (7/10), tersebut dikemas dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan. Kegiatan tersebut membahas pentingnya literasi serta kesadaran terhadap potensi maritim Indonesia kepada siswa.

Talkshow tersebut membahas cara mengenalkan dunia kelautan kepada siswa dari jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) melalui materi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Seperti misalnya, pada sesi dongeng 'Dunia Bawah Laut' untuk menyampaikan pengetahuan mengenai laut melalui cerita yang lebih mudah diterima siswa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Adin Bondar mengatakan penguatan budaya baca dan literasi menjadi salah satu dasar kolaborasi dalam kegiatan edukasi maritim tersebut. Menurutnya, pengenalan potensi kelautan sejak dini dapat membangun kesadaran generasi muda untuk memahami serta menjaga laut Indonesia.

"Dan menurut saya, ini sangat strategis sekali, terkhusus pada fokus pada anak-anak didik kita, sehingga mereka punya kesadaran betul bahwa potensi kelautan, bagaimana menjaga laut. Karena kita tahu bahwa potensi kelautan itu kan sangat luar biasa," ujar Adin dalam acara Bahtera LiteraSEA, Rabu (7/10/2026).

ADVERTISEMENT

Materi mengenai laut juga dikenalkan melalui kegiatan membaca, video, cerita, hingga praktik sederhana yang dapat membantu siswa memahami pentingnya menjaga lingkungan. Pendekatan tersebut disesuaikan dengan usia siswa agar pengetahuan mengenai kelautan tidak hanya disampaikan secara teoritis.

Salah seorang guru Sekolah Dasar Swasta Mutiara 2, Tumi menjelaskan pengenalan dunia kelautan kepada siswa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran. Materi tersebut juga dikaitkan dengan aktivitas sehari-hari agar siswa memahami manfaat laut sekaligus pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Saya menggunakan beberapa macam video. Kemudian dari video itu juga kita bisa memberikan gambaran-gambaran tentang mengenai kelautan Indonesia," ucap Tumi.

Pembelajaran mengenai kelautan kemudian diarahkan pada tindakan sederhana yang dapat dilakukan siswa di lingkungan sekolah. Edukasi tersebut mencakup kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membawa botol minum untuk mengurangi timbulan sampah.

Kegiatan edukasi maritim dan literasi tersebut menjadi sarana untuk mendekatkan pengetahuan tentang laut kepada generasi muda melalui pengalaman belajar yang interaktif. Pengenalan dilakukan melalui bacaan, cerita, media visual, dan aktivitas yang membantu siswa memahami hubungan antara kehidupan sehari-hari dengan keberadaan laut.

Adapun sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut di antaranya Sekolah Dasar Swasta Mutiara 2, Sekolah Dasar Negeri 01 Kalibaru, Sekolah Dasar Negeri Kamal Muara 1, dan Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran Malahayati.

Sebagai informasi, kegiatan Bahtera LiteraSea maritim ini turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan terkait. Beberapa di antaranya adalah Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Vina Ardarini, perwakilan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub Ihsan Abdurrahman, serta Chairwoman Inovasi Muda Restu Andini.

Tonton juga video "JALAN YUK! New Experience Unlocked: First Time Mancing, Eh Langsung ke Tengah Laut"

(ega/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini