Saat itu warga tengah melakukan salat Jumat di masjid yang lokasinya tak jauh dari kediaman Sherpao di Kota Charshadda, barat laut Pakistan. Sherpao yang merupakan kepercayaan Presiden Pervez Musharraf dilaporkan tidak terluka dalam serangan itu.
"Sedikitnya 50 orang terbunuh dan puluhan lainnya terluka akibat serangan itu. Saya khawatir korban tewas bertambah," kata kepala kepolisian distrik, Feroz Shah seperti diberitakan AFP, Jumat (21/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ledakan dahsyat pada Jumat membuyarkan para warga yang salat. Bagian dalam mesjid dipenuhi ceceran darah dan serpihan daging manusia," kata seorang fotografer AFP.
"Pengebom berada di antara jamaah yang sedang salat. Dia berdiri di baris kedua, di belakang mantan menteri dalam negeri," kata kepala polisi provinsi, Muhammad Sharif Virk.
Tidak diketahui bagaimana ledakan itu luput mengenai Sherpao, yang sebagai menteri dalam negeri juga mengomandoi angkatan perang. Namun petugas menyebut salah seorang anak lelaki Sherpao terluka dan dibawa ke rumah sakit.
"Secara alami, sasaran mereka adalah Aftab Sherpao," kata juru bicara Sherpao, Salim Shah.
Serangan bunuh diri hari ini adalah kali keempat yang terjadi di Pakistan, setelah Jumat pekan lalu. Saat itu, Presiden Musharraf menetapkan darurat militer yang kontroversial. (fiq/ndr)











































