Perkampungan Warga Ahmadiyah di Kuningan Masih Dijaga Ketat

Buntut Bentrokan

Perkampungan Warga Ahmadiyah di Kuningan Masih Dijaga Ketat

- detikNews
Rabu, 19 Des 2007 12:00 WIB
Bandung - Polisi masih menjaga ketat perkampungan warga Ahmadiyah di Desa Manis Lor, Kecamatan Jalaksana, Kuningan, Jawa Barat. Tindakan ini buntut dari kerusuhan yang terjadi Selasa 18 Desember.

Kapolda Jawa Barat Soenarko Danu Ardanto menegaskan, pihaknya sudah meminta jajaran Polda Jawa Barat, Polwil Cirebon, dan Polres Kuningan melakukan antisipasi di lokasi kejadian.

"Bahkan untuk penebalan kekuatan, sudah diturunkan tadi malam 2 SSK Brimob, 40 Dalmas Polwil Cirebon, dan 300 anggota Polres Kuningan. Sampai sekarang belum saya cabut Brimobnya," kata Soenarko, usai pelantikan siswa Sekolah Kepolisian Negara di Lembang, Bandung, Rabu (19/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soenarko menambahkan, pihak juga sudah memfasilitasi pertemuan antar tokoh masyarakat di kampung tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencari jalan keluar dari konflik yang terjadi.

"Yang pasti, saya akan mengambil tindakan hukum tanpa diskriminasi," tukas Soenarko.

Bentrokan tersebut melibatkan seribuan orang dari Gerakan Anti Ahmadiyah (Gerah) dengan warga Ahmadiyah. Akibat kejadian itu, 8 rumah warga dan 1 musala Ahmadiyah hangus terbakar. Sejumlah orang juga dilaporkan luka-luka dalam kejadian itu.

Kampung Manis Lor memang merupakan salah satu basis pengikut aliran Ahmadiyah di kawasan Kuningan, Jawa Barat. Jumlah mereka mencapai ribuan orang. (djo/nrl)


Berita Terkait