Polisi Ungkap Saepul Pelaku Mutilasi Pria di Depok Pedagang Piscok

Polisi Ungkap Saepul Pelaku Mutilasi Pria di Depok Pedagang Piscok

Kurniawan Fadilah - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2026 12:17 WIB
Polisi melakukan penyisiran di Kali Licin, Depok untuk mencari potongan kaki korban mutilasi, Kamis (6/8/2026).
Saepul pelaku mutilasi pria di Depok. (Foto: Devi Puspitasari/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya mengungkap pekerjaan Saepul (26), pelaku mutilasi pria berinisial K (51), yang potongan kakinya dibuang di Kali Licin, Kota Depok. Polisi menjelaskan kegiatan Saepul sehari-hari adalah berdagang pisang cokelat (piscok) di Stasiun Pondok Cina.

"Yang bersangkutan benar berdagang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat menjawab pertanyaan apakah benar Saepul berdagang piscok di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

Sosok Saepul juga sebelumnya terungkap pernah mengikuti salah satu ajang pencarian bakat di televisi. Hal ini diketahui setelah video Saepul dalam ajang pencarian bakat yang diikutinya muncul di sejumlah media sosial (medsos).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rekaman video viral itu, Saepul mengaku ikut ajang pencarian bakat itu untuk membantu meringankan ibunya yang berjualan sayuran di pasar.

ADVERTISEMENT

detikcom mengonfirmasi terkait video tersebut ke Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendara. Dimitri membenarkan bahwa Saepul pernah mengikuti sebuah ajang pencarian bakat.

"Betul, itu dia. Ada di akun TikTok dia juga," kata Dimitri, Jumat (7/8/2026).

Dimitri mengatakan, Saepul pernah menjadi tenaga pengajar di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di Pandeglang, Banten. Karena itu, dia melarikan diri ke Pandeglang setelah membunuh dan memutilasi pria K.

"Menurut pengakuan Tersangka, sempat jadi guru matematika di sekolah SMP di Pandeglang, Banten, tetapi sudah tidak," imbuhnya.

Saepul membunuh pria K yang dikenal melalui aplikasi komunitas penyuka sesama jenis, di kontrakannya daerah Cipayung, Depok, pada 23 Juli 2026. Saepul kemudian memutilasi jasad K dan membuang potongan kaki ke Kali Licin, Depok.

Hingga saat ini potongan kaki korban mutilasi itu belum ditemukan.

Tonton juga video "Saepul Pemutilasi di Depok Ditangkap Saat Kabur ke Pandeglang!"

(kuf/lir)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini