Kebakaran di Gunung Rinjani Capai 1.098 Hektare

Kebakaran di Gunung Rinjani Capai 1.098 Hektare

Sanusi Ardi - detikNews
Senin, 28 Sep 2026 01:25 WIB
Kobaran api yang terlihat di kawasan TNGR dari pemukiman warga di Sembalun, Lombok Timur, NTB, Selasa (22/9/2026).
Kebakaran di Gunung Rinjani (Dok. Rahmat Hidayat)
Jakarta -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) meluas. Pendaki yang masih berada di jalur diarahkan turun melalui jalur Sembalun.

Dilansir detikBali, Minggu (27/9/2026), karhutla yang terjadi sejak enam hari lalu itu telah berdampak pada area seluas 1.098,75 hektare. Sejumlah titik api berhasil dipadamkan, namun kebakaran masih terpantau di lereng utara Puncak Sangkareang.

Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR, Astekita Ardiaristo, mengatakan penutupan jalur dilakukan untuk memastikan keselamatan pengunjung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagi pendaki yang masih melakukan aktivitas pendakian dan sebelumnya memilih Jalur Senaru atau Torean sebagai pintu keluar, diarahkan untuk mengalihkan perjalanan melalui jalur Sembalun," ujar Astekita, Minggu (27/9) malam.

ADVERTISEMENT

Tim pemadam gabungan sebelumnya telah berhasil memadamkan api di kawasan Bukit Setampol dan sekitarnya. Namun, titik api masih terlihat di area Puncak Sangkareang jalur pendakian via Senaru.

"Berdasarkan perkembangan terakhir sampai hari ini, api pada sejumlah sektor telah berhasil dipadamkan. Namun, kebakaran masih terpantau menyala di lereng utara Puncak Sangkareang, sehingga kegiatan pemadaman dan pemantauan tetap dilanjutkan," terang Astekita.

Balai TNGR mencatat luas area yang terdampak karhutla mencapai 1.098,75 hektare. Angka tersebut masih merupakan estimasi sementara dan akan terus diperbarui berdasarkan hasil pemantauan lapangan.

Baca selengkapnya di sini.

(lir/lir)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini