Anak Tega Bunuh Ayah di Bogor, Polisi Dalami Dugaan Korban Diracun

Anak Tega Bunuh Ayah di Bogor, Polisi Dalami Dugaan Korban Diracun

Muchamad Sholihin - detikNews
Minggu, 27 Sep 2026 16:31 WIB
Ilustrasi racun.
Ilustrasi racun. (Getty Images/mmac72)
Jakarta -

Polisi mendalami dugaan seorang ayah inisial H (60) diracun hingga tewas oleh anak kandungnya di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Salah satu organ dalam tubuh korban saat ini masih diteliti di laboratorium forensik Mabes Polri.

"Sementara masih kita kembangkan (dugaan korban diracun). Kemarin kan ada dari hasil ekhsumasi itu, ada salah satu organ bagian dalam tubuh (korban) yang kita masih dilakukan tes di Sentul, di laboratorium forensik Polri di Sentul," kata Kapolsek Gunung Sindur AKP Ucup Supriyatna dihubungi, Minggu (27/9/2026).

Ucup menyebut, hasil laboratorium forensik diperkirakan bisa diketahui setelah 3 minggu pengujian. Adapun organ dalam yang dibawa untuk diperiksa, yakni hati dan usus korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagian dalam tubuh (yang dicek di laboratorium) kayak usus, kalau nggak salah. Usus dan hati," kata Ucup.

ADVERTISEMENT

"Kemarin sih infonya dari Laboratorium Forensik Sentul, menunggu antara 2 minggu sampai 3 minggu untuk hasilnya. Kemarin juga kita dorong lagi supaya proses dipercepat, supaya biar ada proses dalam penyidikan dan keterangan dari dia (pelaku), yang jelas untuk ke arah lebih pengembangan berikutnya," imbuhnya.

Ucup mengatakan, saat ini pelaku diamankan sebanyak satu orang laki-laki berinisial F (24) yang merupakan anak korban. Ucup menyebut tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut.

"Untuk sementara pelakunya masih tunggal. Namun, untuk pengembangan-pengembangan nanti, modusnya atau yang lainnya sedang dalam proses pengembangan," terang Ucup.

Dugaan pembunuhan yang dialami korban inisial H terungkap setelah dilakukan ekhsumasi pada Senin (14/9). Hasil penyelidikan, pelaku d inisial F yang tak lain merupakan anak kandungnya sendiri.

Tersangka F melakukan aksi kejinya hanya karena kesal ditegur pulang larut malam. Dugaan pembunuhan terjadi di rumah korban dan pelaku di Desa Jampang, Kecamatan Gunung Sindur, pada Rabu (26/8).

Lihat juga Video: Surat Remaja Pembunuh Ayah-Nenek, Minta Maaf dan Sampaikan Terima Kasih

Halaman 2 dari 2
(sol/rfs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini