Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas merespons kemunculan buku 'Memburu Muhammad' yang diduga melakukan penistaan agama. Dia meminta pemerintah cepat bertindak.
"Kita meminta pemerintah agar cepat bertindak agar hal-hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi," ujar Anwar Abbas kepada detikcom, Minggu(26/9/2026).
Anwar sangat menyesalkan bila di Indonesia masih muncul pihak-pihak menghina dan melecehkan ajaran agama tertentu. Ia menilai hal tersebut berpotensi memicu kegaduhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal tersebut kita sesalkan karena selain menyinggung perasaan umat dari agama yang mereka hina, hal tersebut juga berpotensi akan menimbulkan kegaduhan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hal tersebut tentu jelas tidak kita inginkan," kata Anwar.
"Negara harus bersikap bila ada tindakan pelecehan terhadap ajaran agama," lanjutnya.
Polda Metro Selidiki
Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan oleh kemunculan dua buku yang diduga menistakan agama. Dua buku yang dimaksud berjudul 'Bukan Perawan Maria' dan 'Memburu Muhammad'.
Dalam unggahan yang beredar di media sosial, buku kontroversial tersebut dinarasikan ditulis oleh seseorang yang disebut pro-LGBT. Unggahan tersebut juga memperlihatkan beberapa penggalan tulisan dalam buku yang dianggap menistakan agama tertentu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya baru mendapat informasi mengenai hal tersebut. Dia menegaskan kemunculan buku itu akan didalami oleh pihak kepolisian.
"Ini pasti akan didalami, baik itu dari Direktorat Siber apabila berada di dunia digital, maupun dari pihak Ditreskrimum," ujar Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (24/9).
Simak juga Video Prabowo: Jangan Saya Dituduh Banyak Pilih Kader Muhammadiyah










































