Seorang remaja wanita berusia 14 tahun asal Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan menjadi korban kekerasan seksual di rumah kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim). Polisi mengungkap kondisi korban saat ditemukan.
"Kondisi saat ditemukan sehat, nggak ada luka atau tanda-tanda kekerasan fisik," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi, saat dihubungi, Jumat (25/9/2026).
Polisi mendalami dugaan penyekapan karena korban berada lima hari di rumah pelaku di Jaktim. Polisi juga memberikan pendampingan untuk memulihkan psikologi korban.
"Jadi hampir lima hari ini pelaku bersama korban di rumah tersebut. Kenapa bisa selama ini, masih didalami kata penyidik. Apakah memang berusaha menghindar dari keluarganya, kita belum tahu. Teleponnya (korban) mati, dan pada saat hidup HP-nya, tante korban menghubungi ortunya kalau korban ada di sana," tuturnya.
Pelaku Ditangkap
Polisi sudah menindaklanjuti dugaan penyekapan dana perkosaan yang dialami korban. Pelaku pria berinisial NH (28) saat ini sudah diamankan.
"Tersangka sudah diamankan satu orang," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi, saat dihubungi, Kamis (24/9).
Peristiwa bermula pada Rabu (16/9), korban dijemput tersangka dari rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya. Orang tua korban mengetahui hal tersebut setelah mengecek chat anaknya dengan pelaku melalui direct message (DM) Instagram.
"Selanjutnya Pelapor mengecek Instagram milik korban ternyata diketahui bahwa ada chat di mana korban telah dijemput oleh Terlapor," ujarnya.
Setelah dilakukan pencarian, Minggu (20/9) orang tua korban menemukan anaknya di rumah pelaku di Pasar Rebo. Korban mengaku telah disetubuhi pelaku.
"Korban mengaku telah disetubuhi oleh terlapor di tempat kejadian perkara (TKP), sehingga korban merasa dirugikan dan Pelapor selaku orang tua melaporkan perkaranya ke Polres Metro Jakarta Timur," tuturnya.
Simak Video "Video: Pimpinan Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Kekerasan Seks Santriwati"
(wnv/mea)