"Seluruh jamaah dari Indonesia dari 487 kloter telah masuk ke Makkah, jumlahnya 195.358 orang dari 195.927 orang yang terdaftar. Di Makkah mereka menempati 368 pemondokan untuk kapasitas 199.592 jamaah. Pemulangan jamaah pertamakali pada 24 Desember," ujar Nursamad, Sabtu ( 15/12/2007 ) siang Waktu Arab Saudi (WAS), seperti dilaporkan wartawan detikcom Muchus Budi Rahayu dari Makkah.
569 Orang yang batal berangkat tersebut, kata Nursamad, karena berbagai alasan yang tidak memungkinkan untuk berangkat, di antaranya karena sakit, meninggal dunia atau alasan-alasan lainnya. Bagi yang masih memungkinkan, tahun depan jamaah yang tahun ini batal akan diprioritaskan untuk berangkat tahun depan.
Sementara itu Menteri Agama, Maftuh Basyuni, yang tahun ini juga bertindak selaku amirul haj menghimbau seluruh jamaah Indonesia agar menjaga kesehatan dan menghemat tenaga untuk menghadapi puncak ibadah haji di Arafah, Mudzalifah dan Mina (Armina) yang akan dilakukan pada hari Selasa hingga Sabtu mendatang.
"Haji itu adalah hadir untuk wukuf di Arafah. Jika wukufnya disafarikan dari ambulans karena sakit pastinya kurang mantap. Karena itu semua jamaah harus menjaga kesehatan dengan tidak menguras tenaga sebelum wukuf, sekalipun untuk beribadah. Tuhan juga tidak ingin kita terlalu berlebihan," ujar Maftuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya jamaah yang mendapat pemondokan cukup jauh, jangan memaksakan diri berjalan kaki untuk sholat di Masjid al-Haram. Kalau jaraknya 3 km maka dia berjalan 6 km pulang pergi setiap waktu sholat. Ini akan menguras tenaga, padahal masih harus menghadapi medan Armina dan thawaf ifadhah yang cukup berat," ujarnya. (mbr/djo)











































