Menteri ATR Nusron Susul Rapat Baleg DPR Bahas RUU Reforma Agraria

Menteri ATR Nusron Susul Rapat Baleg DPR Bahas RUU Reforma Agraria

Dwi Rahmawati - detikNews
Senin, 21 Sep 2026 12:04 WIB
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyusul hadir di rapat Baleg DPR membahas RUU Reforma Agraria di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Foto: Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyusul hadir di rapat Baleg DPR membahas RUU Reforma Agraria di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026). (Dwi/detikcom)
Jakarta -

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyusul hadir dalam rapat kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dengan pemerintah terkait pengambilan keputusan RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria. Nusron hadir saat rapat sedang berlangsung.

Pantauan detikcom di gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/9/2026) Nusron tampak hadir di lokasi pukul 11.24 WIB. Ia hadir saat rapat pleno pengambilan keputusan RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Tampak pula Ketua Baleg DPR Bob Hasan hingga Waka Baleg lainnya seperti Iman Sukri dan Sturman Panjaitan.

Terlihat Nusron memberi gestur salam ke pimpinan DPR dan Baleg di dalam ruang rapat. Ia kemudikan bersalaman dengan Wakil Menteri Hukum Eddy Hiariej.

ADVERTISEMENT

Nusron tampak duduk di samping Eddy dan Wamensesneg Bambang Eko Suhariyanto. Nusron tiba saat Ketua Panja RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria, Iman Sukri, tengah menjelaskan substansi perubahan dari RUU tersebut.

"Sebelum kemudian perwakilan dari fraksi-fraksi untuk menyampaikan pendapat akhir mini sebagaimana sikap akhir fraksi, kami ucapkan selamat datang Menteri ATR/BPN yang sudah hadir pada hari ini," kata Dasco di lokasi.

Ia lantas memberi kesempatan bagi fraksi-fraksi di DPR untuk menyampaikan pendapat akhirnya terkait RUU Reforma Agraria. Pendapat fraksi diawali oleh PDI Perjuangan.

"Selanjutnya kamu berikan kepada perwakilan fraksi-fraksi pendapat akhir mini fraksi atas pembahasan RUU yang kemudian didahului oleh fraksi PDI-P lalu partai Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, PKS, PAN dan Demokrat," ucap Dasco.

(dwr/amw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini