Dikatakan petinggi negeri jiran itu, klaim AS dalam laporan HAM tahunannya bahwa pemerintah Malaysia sangat membatasi hak untuk berkumpul secara damai adalah tidak fair.
"Kebebasan publik bukan berarti kekacauan. Bahkan pemerintah AS pasti tidak akan membiarkan ini terjadi di Amerika," ujarnya seraya mengatakan bahwa AS jelas tidak mengerti situasi di Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak perlu terlalu menanggapi komentar AS karena mereka sendiri punya banyak masalah di negara mereka. Mereka harus menyelesaikan masalah mereka sendiri dan jangan ikut campur," cetus Syed Hamid seperti diberitakan The Star, Jumat (14/12/2007).
Mengenai laporan HAM yang dibuat AS, Syed Hamid berujar, "AS menulis laporan mengenai setiap negara karena mereka pikir mereka superpower." (ita/sss)











































