×
Ad

Komisi V DPR Minta Moratorium Seluruh Kapal Penumpang Buntut Insiden KM Virgo

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Selasa, 15 Sep 2026 06:16 WIB
Foto: Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda. (Anggi/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda meminta seluruh operasional kapal penumpang dimoratorium atau ditunda buntut insiden kecelakaan KMP Virgo Transport 8. Moratorium dilakukan sampai adanya kepastian kapal-kapal mana yang laik dan yang tidak laik beroperasi.

"Yang pertama, kita minta untuk dilakukan moratorium terkait dengan operasionalisasi, terutama di semua operator kapal. Moratorium ini berbentuk kira-kira semua jalur pada penumpang kita minta untuk dilakukan semacam kepastian dari laik dan tidak laiknya kapal. Ramp check ini betul-betul harus dipastikan seluruh operator kapal dalam rangka untuk memastikan laik tidaknya," kata Huda kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).

Huda meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar melakukan evaluasi menyeluruh dalam pemberian izin kepada seluruh kapal. Menurutnya, sanksi pencabutan izin perlu diterapkan terhadap kapal yang melanggar standar pelayanan dan keselamatan penumpang.

"Begitu didapati bermasalah, baik operator kapal yang tidak memenuhi standar pelayanan, standar untuk keselamatan dan keamanan, dan bahkan kalau ada yang berpotensi melanggar, kita minta untuk dilakukan sanksi yang sifatnya tidak hanya administratif tapi kita minta untuk sampai ada potensi sanksi pencabutan izin," ujarnya.

Lebih lanjut, politikus PKB ini mendesak Kemenhub menerapkan sistem terintegrasi terkait seluruh manifest kapal yang beroperasi di Indonesia. Menurutnya, hal ini bersifat urgen dan tak bisa ditawar-menawar.

"Kita minta supaya teman-teman Kemenhub betul-betul bisa memastikan sistem terintegrasi menyangkut soal manifest kapal kita. Jadi ini sudah tidak bisa lagi ditawar-menawar, dinegosiasikan. Jadi sistem terintegrasi untuk manifest semua kapal bisa dilaksanakan ke depan ini," ujar dia.

"Plus di sini adalah menyangkut soal isu pengawasan yang dilakukan oleh seluruh Syahbandar terutama di Pelabuhan-pelabuhan besar itu," sambungnya.

Diketahui, Kapal Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang terbalik dan tenggelam usai menghadapi cuaca buruk dalam perjalanan dari Surabaya ke Banjarmasin. Berdasarkan data dari Basarnas dan Kemenhub, ada 114 korban yang telah dievakuasi.

Dikutip dari situs resmi Kemenhub, Senin (14/9), data manifes menunjukkan kapal itu membawa total 243 orang yang terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, 126 sopir dan kernet beserta 89 unit muatan kendaraan.

Simak juga Video 'Detik-detik Tugboat Tenggelam di Perairan Bawean, 8 ABK Masih Dicari':




(fca/ygs)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork