Serba-serbi X-Fire yang Dipakai untuk Padamkan Karhutla

Serba-serbi X-Fire yang Dipakai untuk Padamkan Karhutla

Tim detikcom - detikNews
Senin, 14 Sep 2026 08:25 WIB
Polda Riau menggunakan X-Fire, formula khusus untuk mempercepat pemadaman karhutla di Kabupaten Pelalawan, Kamis (10/9/2026).
Foto: Cairan X-Fire untuk pemadaman karhutla. (dok. Polda Riau)
Jakarta -

Polri melalui Staf Logistik (Slog) membuat sebuah inovasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan penggunaan cairan X-Fire. Formula khusus tersebut digunakan dalam penanganan karhutla di wilayah Sumatra Selatan, Kalimantan, dan Riau.

Teknologi tersebut diklaim efektif dalam memadamkan karhutla. Cairan X-Fire diyakini efektif meredam dan mematikan bara api di dalam lapisan lahan gambut.

Formula ini telah diuji coba dan digunakan oleh pihak kepolisian seperti di wilayah Sumatera Selatan, Kalimantan, hingga Riau untuk menekan titik api (hotspot) secara lebih optimal. Berikut informasinya dirangkum detikcom, Senin (15/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Apa Itu X-Fire?

X-Fire merupakan formula cairan pemadam khusus yang dirancang untuk mempercepat pemadaman karhutla serta menghilangkan asapnya. Inovasi dari Slog Polri ini memiliki sejumlah keunggulan untuk mempercepat pemadaman karhutla di wilayah lahan gambut.

X-Fire memiliki karakteristik zat yang membantu proses pembahasan dan penetrasi pada material yang terbakar, sehingga sangat membantu dalam penanganan lahan gambut.

Tidak hanya membantu dalam pemadaman api, penggunaan X-Fire juga membantu menekan dan mengurangi asap yang muncul dari pembakaran gambut. Hal ini menjadi penting, karena kebakaran gambut tetap menghasilkan asap meskipun api telah di permukaan telah dipadamkan.

Polda Riau menurunkan drone dan x-fire memadamkan karhutla di Siak, Sabtu (12/9/2026).Polda Riau menurunkan drone dan x-fire memadamkan karhutla di Siak, Sabtu (12/9/2026). Foto: dok. Istimewa


X-Fire Efektif Padamkan Karhutla Riau

Cairan X-Fire yang digunakan Polda Riau dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terbukti efektif. Api dan asap sudah tidak muncul lagi di lokasi yang telah dipadamkan dengan menggunakan cairan X-Fire tersebut.

Sebagai informasi, Polda Riau menggunakan formula cairan X-Fire, sebuah inovasi dari Aslog Polri-dalam pemadaman karhutla di Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, pada Kamis (10/9/2026). Pemadaman dilakukan pada lahan seluas 6 hektare yang berlangsung pada Kamis siang hingga malam.

Pada Jumat (11/9/2026) pagi, dilaporkan tidak ditemukan adanya api dan asap yang muncul di lahan berupa gambut tersebut. Polda Riau masih akan terus memantau efektivitas X-Fire ini hingga Sabtu (12/9) besok.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Riau Kombes Boy Jeckson Situmorang menjelaskan bahwa cairan X-Fire sebelumnya telah terbukti efektif dalam memadamkan karhutla di lahan gambut wilayah Sumatera Selatan dan Kalimantan. Kehadiran tim dari Mabes Polri kali ini bertujuan untuk menguji sekaligus meneliti sejauh mana efektivitas cairan tersebut jika diterapkan pada karakteristik lahan gambut di Provinsi Riau.

"Asesmen ini tentu harus dilakukan karena penanganan di tiap daerah bisa berbeda, termasuk untuk karakteristik lahan gambut yang ada di Kabupaten Pelalawan dan Riau pada umumnya," ujar Kombes Boy Jeckson.

Berdasarkan hasil pengujian awal di lapangan, penggunaan cairan X-Fire menunjukkan respons yang cukup positif dalam meredam bara api di lapisan gambut. Namun, pihak kepolisian bersama tim peneliti masih akan terus memantau perkembangan di lokasi uji coba selama satu hingga dua hari ke depan.

X-Fire Padamkan 5 Titik Api di Siak Padam

Polda Riau mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Siak. Cairan X Fire dan drone khusus pemadam dikerahkan untuk mempercepat pemadaman sekaligus memastikan bara api di lahan gambut benar-benar padam.
Teknologi tersebut digunakan dalam operasi pemadaman dan pendinginan di Desa Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Jumat (11/9/2026).

Dansat Brimob Polda Riau Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa selaku Kepala Operasi Penanganan Karhutla Polda Riau mengatakan, penggunaan X Fire difokuskan pada lahan yang masih mengeluarkan asap setelah proses pemadaman. Cairan tersebut membantu proses pendinginan karena dapat meresap ke lapisan lahan dan menjangkau bara yang masih tersimpan di bawah permukaan.

"Drone membantu kami menjangkau titik-titik yang sulit dicapai personel. Jadi teknologi ini bukan menggantikan personel di lapangan, tetapi memperkuat kemampuan operasi agar pemadaman lebih cepat, efektif dan aman," ujarnya.

Dalam operasi tersebut, tim menemukan sembilan titik api. Hingga Jumat sore, lima titik berhasil dipadamkan, sedangkan empat titik lainnya masih dalam penanganan dan pemadaman dilanjutkan pada Sabtu pagi.

Polda Riau menggunakan X-Fire, formula cairan khusus untuk memadamkan karhutla di Kabupaten Pelalawan, Kamis (11/9/2026).Polda Riau menggunakan X-Fire, formula cairan khusus untuk memadamkan karhutla di Kabupaten Pelalawan, Kamis (11/9/2026). Foto: dok. Polda Riau

Polda Sumsel Simulasikan Penggunaan X-Fire

Polda Sumatera Selatan melalui Satbrimob Polda Sumsel terus melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan lahan gambut Dusun 3, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, kemarin. Pemadaman dipimpin Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol James Parlindungan Hutagaol bersama Komandan Batalyon D Pelopor dan personel Satbrimob Polda Sumsel.

Memasuki hari keempat, Satgas Operasi Aman Nusa II mengoptimalkan penanganan titik api dan bara yang masih tersimpan di lapisan gambut menggunakan cairan X-Fire. Cairan X-Fire Slog Polri digunakan untuk penyemprotan dan pembasahan secara menyeluruh di area terdampak. Penanganan tidak hanya menyasar api di permukaan, tetapi juga lapisan gambut yang masih berpotensi menyimpan bara dan memicu kebakaran kembali.

James menegaskan hari keempat menjadi tahapan penting dalam memastikan api benar-benar padam hingga ke bagian bawah lahan gambut.

"Hari keempat ini menjadi tahap yang sangat penting karena kami tidak hanya memadamkan api di permukaan, tetapi juga melakukan pendinginan hingga ke lapisan gambut. Penggunaan cairan X-Fire Slog Polri diharapkan mampu memutus rantai munculnya hot spot sehingga wilayah terdampak dapat segera terkendali," ujar James dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).

Simak juga Video 'Jumlah Hotspot Nasional Turun Jadi 567 Titik, Kalteng Tertinggi':

Halaman 4 dari 3
(mea/mea)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini