Mengenal X-Fire, Formula yang Digunakan Polda Riau dalam Pemadaman Karhutla

Mengenal X-Fire, Formula yang Digunakan Polda Riau dalam Pemadaman Karhutla

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 11 Sep 2026 10:52 WIB
Polda Riau menggunakan X-Fire, formula khusus untuk mempercepat pemadaman karhutla di Kabupaten Pelalawan, Kamis (10/9/2026).
Foto: Polda Riau menggunakan X-Fire, formula khusus untuk mempercepat pemadaman karhutla di Kabupaten Pelalawan. (dok. Polda Riau)
Pelalawan -

Polda Riau mulai menguji coba penggunaan X-Fire, inovasi dari Aslog Polri yang dimanfaatkan untuk penanganan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Cairan X-Fire pertama kali diuji coba oleh Polda Riau di lokasi karhutla di Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.

Lantas, apa itu X-Fire? X-Fire merupakan formula cairan pemadam khusus yang dirancang untuk mempercepat pemadaman karhutla serta menghilangkan asapnya.

X-Fire memiliki karakteristik zat yang membantu proses pembahasan dan penetrasi pada material yang terbakar, sehingga sangat membantu dalam penanganan lahan gambut. Tidak hanya membantu dalam pemadaman api, penggunaan X-Fire juga membantu menekan dan mengurangi asap yang muncul dari pembakaran gambut. Hal ini menjadi penting, karena kebakaran gambut tetap menghasilkan asap meskipun api telah di permukaan telah dipadamkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teknologi X-Fire ini memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari menghemat penggunaan air, membantu menurunkan suhu permukaan, hingga menghambat suplai oksigen yang dapat memicu api kembali. Selain efektif dalam membantu proses pemadaman, X-Fire dirancang lebih ramah lingkungan.

Untuk mendukung penanganan karhutla di Provinsi Riau, X-Fire digunakan dalam penanganan karhutla di Kabupaten Pelalawan, pada Kamis (10/9/2026). Dengan formula khusus dan penerapan di lapangan, X-Fire menjadi salah satu inovasi dalam mempercepat pemadaman dan mengurangi asap serta membantu proses pendinginan lahan gambut.

ADVERTISEMENT

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Riau Kombes Boy Jeckson Situmorang menjelaskan bahwa cairan X-Fire sebelumnya telah terbukti efektif dalam memadamkan karhutla di lahan gambut wilayah Sumatera Selatan dan Kalimantan. Kehadiran tim dari Mabes Polri kali ini bertujuan untuk menguji sekaligus meneliti sejauh mana efektivitas cairan tersebut jika diterapkan pada karakteristik lahan gambut di Provinsi Riau.

"Asesmen ini tentu harus dilakukan karena penanganan di tiap daerah bisa berbeda, termasuk untuk karakteristik lahan gambut yang ada di Kabupaten Pelalawan dan Riau pada umumnya," ujar Kombes Boy Jeckson.


Polda Riau uji coba pemadaman karhutla di Pelalawan dengan cairan X-Fire, Kamis (10/9/2026).Polda Riau uji coba pemadaman karhutla di Pelalawan dengan cairan X-Fire, Kamis (10/9/2026). Foto: dok. Istimewa



Hasil Positif

Berdasarkan hasil pengujian awal di lapangan, penggunaan cairan X-Fire menunjukkan respons yang cukup positif dalam meredam bara api di lapisan gambut. Namun, pihak kepolisian bersama tim peneliti masih akan terus memantau perkembangan di lokasi uji coba selama satu hingga dua hari ke depan.

Langkah pengawasan ini dilakukan guna memastikan bahwa cairan tersebut benar-benar mampu menembus bawah permukaan gambut dan meniadakan titik api (zero hotspot) secara total.

"Kami sudah membuktikan bahwasannya penggunaan cairan ini cukup efektif. Namun, kami masih akan menunggu satu sampai dua hari untuk melihat apakah cairan ini benar-benar memadamkan hingga nol persen titik api di bawah permukaan lahan gambut," jelasnya.

Kombes Boy Jeckson berharap metode pemadaman menggunakan cairan X-Fire ini dapat menjadi acuan formulasi yang tepat dalam penanganan karhutla di Provinsi Riau pada masa mendatang. Jika hasil riset membuktikan keandalan cairan tersebut, metode ini akan dijadikan bagian dari strategi mitigasi jangka panjang Polda Riau untuk menghadapi ancaman karhutla di tahun-tahun berikutnya.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan berharap inovasi dalam penggunaan X-Fire ini dapat membantu mempercepat proses pemadaman dan pendinginan karhutla di Provinsi Riau.

"Mudah-mudahan metode ini berguna dan bisa kita terapkan di Provinsi Riau sebagai langkah mitigasi kita untuk tahun-tahun berikutnya. Ini adalah wujud bakti Polri untuk negeri," kata Irjen Herry.

Simak juga Video 'Alhamdulillah! Hujan Guyur Kaltim, Petugas Karhutla Sujud Syukur':

(mea/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini