×
Ad

5 Anak Terlibat Kericuhan Pejompongan 27 Agustus, Bawa Bensin-Serang Petugas

Rumondang Naibaho - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2026 14:29 WIB
Foto ilustrasi: Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya Rita Wulandari Wibowo. (Pradita Utama/detikFoto)
Jakarta -

Lima anak berurusan dengan aparat kepolisian lantaran diduga berperan dalam kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat (Jakpus), pada 27 Agustus lalu. Mereka kini menjalani proses hukum di Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak-Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse PPA-PPO Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari Wibowo, mengatakan kelima anak dibagi oleh penyidik menjadi dua klasifikasi. Yakni yang membawa bensin dan yang menyerang petugas serta merusak fasilitas umum (fasum).

"Kami juga menangani lima anak, yang mana dari lima anak itu ada dua yang kami klasifikasikan karena kedapatan membawa bahan bakar," jelas Rita kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakpus pada Sabtu (12/9/2026).

"Ada tiga lagi yang juga terkait dengan kasus yang ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum, terkait dengan penyerangan pada petugas dan perusakan fasilitas umum," tambah Rita.

Rita menerangkan penyidik melakukan metode pemeriksaan digital forensic dalam menangani kelima anak ini. Tujuan dari digital forensic, sambung Rita, untuk membantu menganalisis keterkaitan kelima anak dengan kelompok-kelompok perusuh.

"Kemudian saat ini kami masih melakukan digital forensic karena kami ingin melakukan analisa lebih dalam apakah anak-anak ini terafiliasi dengan kelompok-kelompok ekstrem," tutur dia.

Rita lalu menyampaikan pihaknya sudah mengajukan diversi terkait ketiga anak yang menyerang petugas dan merusak fasum. Sejauh ini pihaknya masih menunggu surat penetapan atas permohonan diversi dari pengadilan.

"Ini untuk tiga anak ini sudah kita lakukan diversi dan sudah proses menunggu penetapan dari pengadilan terhadap diversi itu sendiri," pungkas dia.

Diketahui, kericuhan di Pejompongan mengakibatkan satu warga lansia, yakni Bambang Setiawan, meninggal dunia. Korban dikeroyok perusuh.

Tonton juga video "65 Orang Diamankan Diduga Hendak Tunggangi Demo Hari Ini, 2 Ditahan!"




(aud/idh)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork