Walikota Sukabumi Diserang Selebaran Gelap

Walikota Sukabumi Diserang Selebaran Gelap

- detikNews
Selasa, 11 Des 2007 16:40 WIB
Sukabumi - Menjelang pelaksanaan pemilihan walikota baru, suasana di kota Sukabumi mulai panas. Muslih Abdul Syukur, selaku calon incumbent diserang selebaran gelap.

Muslih dituding telah melakukan perbuatan tercela selama menjabat sebagai orang nomor satu di Sukabumi. Antara lain terlibat hubungan terlarang dengan wanita bersuami dan melakukan tindak korupsi.

Tudingan miring itu tertuang dalam selebaran gelap yang disebarkan di berbagai tempat umum di Kota Sukabumi. Salah satunya adalah Terminal Bus Sudiman, Kota Sukabumi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut pantauan detikcom, selebaran tersebut berupa kertas putih berukuran A4 dan diperbanyak dengan cara difotokopi. Selebaran itu digeletakkan begitu saja di atas kursi tunggu para calon penumpang bus.
Sejumlah awak bus dan calon penumpang di sekitarnya mengaku tidak tahu siapa yang meletakkan selebaran tersebut.

Tak hanya di tempat umum, selebaran gelap tersebut juga dikirimkan ke sejumlah parpol. Ahmad Fahmi, humas DPD PKS Sukabumi mengaku juga menerima selebaran tersebut.

"Selebaran itu dikirim melalui pos. Kita tidak tahu siapa yang mengirimkannya," ujar Ahmad Fahmi di DPD PKS Sukabumi, Jl Suryakencana, Selasa (11/12/2007).

Menurut Ahmad, PKS belum menentukan langkah apa pun terkait keberadaan selebaran tersebut. Menurut Ahmad, PKS menyerahkan kepada masyarakat Sukabumi untuk memilih walikotanya sendiri.

"Ini semua tergantung masyarakat. Kita hanya mengimbau agar masyarakat Sukabumi memilih walikota yang berakhlak mulia," ungkap Ahmad. (djo/asy)


Berita Terkait