×
Ad

Fadli Zon Ungkap Progres Revitalisasi Museum, Ada Museum Passport Buat Gen Z

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 07 Sep 2026 12:13 WIB
Foto: Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon (Dok detikcom).
Jakarta -

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengungkap progres revitalisasi museum di Indonesia. Fadli Zon menyebut baru-baru ini pihaknya membuat inovasi Museum Passport untuk Gen Z.

Hal tersebut disampaikan Fadli Zon dalam wawancara eksklusif program Blak-blakan detikcom, dilihat Senin (7/9/2026). Mulanya, Fadli Zon menerangkan saat ini Kementerian Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan pihak swasta dan filantropis untuk revitalisasi museum.

"Jadi emang ini harus kerja sama dari semua pihak, ya, stakeholder pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kebudayaan dan juga beberapa kementerian/lembaga terkait, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan juga swasta dan filantropis," ujarnya.

"Jadi, kita melibatkan mereka nih, supaya kalau kita lihat di Amerika, di Inggris, di Eropa, itu kan swasta ikut terlibat. Dan mereka bahkan ada nama-namanya, di dinding-dinding, di plakat-plakatnya, gitu. Nah, ini kita ingin memulai tradisi itu," imbuhnya.

Fadli Zon menyebut pihaknya juga telah membentuk Dewan Penyantun dari para pengusaha yang cinta terhadap budaya. Dewan Penyantun ini, katanya, ikut membantu mengoptimalkan pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan museum.

"Jadi, saya buat namanya Board of Trustees, ya, Dewan Penyantun dari para pengusaha yang cinta budaya sekaligus filantropis, ya, untuk ikut membantu. Sehingga mereka sekarang ada yang membantu di luar APBN, pemugaran Candi di Muara Jambi, Plaosan, kemudian di Museum Nasional sendiri yang bekas kebakaran," ujarnya.

Fadli Zon menyebut pelibatan swasta dalam revitalisasi museum ini penting. Karena, katanya, revitalisasi tidak bisa hanya mengandalkan dari APBN.

"Jadi, kita melibatkan swasta dari beberapa museum. Ada yang dari APBN, karena kalau kita tanggung semua dari APBN agak repot. Ya, terlalu banyak. Nah, jadi kita libatkan juga swasta, korporasi, dan individu-individu. Di sini saya kira penting untuk memulai tradisi itu. Jadi, semua bertanggung jawab, gitu, untuk memajukan kebudayaan kita," kata Fadli Zon.

Fadli Zon menanggapi perihal ramai-ramai generasi muda membahas 'museum date' hingga pamer foto saat berkunjung ke museum. Fadli Zon mengatakan pihaknya gembira mendengar kabar itu dan juga tengah mendorong agar museum jadi 'museum date'

"Iya, ini kabar gembira memang (museum date), ya, bukan hanya terpantau, kita mendorong ke arah situ," ujar Fadli.

Fadli lalu mengungkap baru-baru ini pihaknya membuat inovasi Museum Passport. Kata Fadli, museum ini ramai diserbu Gen Z hingga dalam waktu singkat 20 ribu eksemplar habis.

"Bahkan kita membuat inovasi-inovasi baru. Saya minta waktu itu, saya punya gagasan membuat museum passport. Jadi, paspor museum. Jadi, dalam bentuk buku, ya. Jadi, ini material culture, bukan digital," katanya.

"Jadi, dijual buku ini di toko-toko buku, di online. Kalau tidak salah harganya Rp 89.000. Dalam waktu singkat, 20.000 eksemplar habis. Dan yang membeli ini banyak Gen Z. Jadi, dengan adanya museum passport itu, ke mana anak muda itu datang ke museum, bisa dicap di museum-museum yang terdaftar yang menjadi kolaborasi kita," ungkapnya.

Lihat juga Video: Keraton Surakarta Dinilai Tak Terawat, Menbud Berencana Revitalisasi




(whn/imk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork