Kebakaran Sampah di Tangsel bak Lahan Gambut, Api Nyala di Kedalaman 3 Meter

Kebakaran Sampah di Tangsel bak Lahan Gambut, Api Nyala di Kedalaman 3 Meter

Adhfar Aulia Syuhada - detikNews
Jumat, 04 Sep 2026 13:28 WIB
Kebakaran sampah di Pisangan, Tangsel (Foto: Gilang Faturahman/detikfoto)
Kebakaran sampah di Pisangan, Tangsel (Gilang Faturahman/detikFoto)
Tangerang Selatan -

Dinas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan (Damkar Tangsel) mengungkap kendala pemadaman kebakaran tumpukan sampah di Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel. Kabid Ops Dinas Damkar Tangsel, Omay Komarudin, mengatakan kebakaran ini seperti di lahan gambut karena api menyala di bawah permukaan sampah.

"Jadi kendalanya itu, karena ini yang terbakar itu seperti lahan gambut, ya kan. Kita semprot dari permukaan, padam. Akan tetapi di bawah, kan ini dalam kurang lebih 3 meter kedalaman titik apinya. Nah, ini yang di bawah tetap menyala, ya kan. Yang di bawah tetap menyala," kata Omay di lokasi kebakaran, Jumat (4/9/2026).

Pihaknya kemudian meminta bantuan kepada Pemkot Tangsel untuk mengerahkan alat berat. Dia mengatakan alat berat diperlukan untuk mengangkat tumpukan sampah agar api yang tersembunyi bisa dipadamkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah, makanya kami minta bantuan dari DLH dan DSDA untuk mengirim alat berat. Karena tanpa diurai, 100 atau 1.000 unit pemadam kebakaran tidak akan padam, karena tidak terurai dan tidak sampai kepada titik api," katanya.

"Ada apa, kayu-kayu, ada juga spring bed, segala macam. Kalau Anda ngelihat ke dalam, masih ada. Ya kan, ada spring bed, segala macam, yang mudah terbakar. Tumpukan sampah, atasnya ditutup tanah," sambungnya.

Seperti diketahui, kebakaran tumpukan sampah terjadi di kawasan Pisangan, Ciputat Timur, pada Kamis (3/9). Asap masih mengepul tebal di sekitar lokasi hingga Jumat (4/9).

Lihat juga Video dari Udara: Kebakaran TPA Putri Cempo Seluas 6 Hektare

(haf/haf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini