Monte Berenang 6 Km untuk Selamatkan Terumbu Karang

Monte Berenang 6 Km untuk Selamatkan Terumbu Karang

- detikNews
Senin, 10 Des 2007 12:03 WIB
Nusa Dua - Terumbu karang di Bali sudah rusak. Untuk menyelamatkannya, seorang perenang peduli lingkungan hidup, Monte Montore, berenang sejauh 6 km dari Pulau Serangan, Denpasar menuju pantai Nusa Dua, Badung, Bali.

Monte berangkat dari Pulau Serangan pukul 08.30 Wita, Senin (10/12/2007). Ia tiba di belakang hotel The Westin Resort, Nusa Dua, pukul 11.15 Wita.

Dalam perjalanan, ia dikawal oleh aparat keamanan. Penjagaan Monte yang berenang sendirian ini sangat ketat. Dua speed boat hilir mudik di sekitar lokasi. Sekitar 20 aparat keamanan bersenjata lengkap juga telah menanti di pantai Nusa Dua.

Monte berenang untuk mengkampanyekan penyelamatan terumbu karang pantai di Bali serta memperkenalkan proses restorasi batu karang inovatif yang disebut Biorock.

Perjalanan monte cukup unik. Sebagai bentuk keprihatinannya, ia menyelam ke dasar laut untuk mengambil dua bintang laut. Dua bintang laut yang berukuran kecil ini disimpan di balik celana dalam bagian bekalang.

Saat berpidato di belakang hotel The Westin Resort, ia mengeluarkan dua bintang laut tersebut kemudian melemparkannya kembali ke laut. Ia pun melepaskan dua ekor penyu ke laut di akhir acara. "Aksi ini saya dedikasikan kepada ibu pertiwi," kata dia mengawali pidato.

"Saya membawa berita buruk bagi laut di Bali. Terumbu karangnya sekarang sudah rusak. Biota lautnya yang lain sudah sekarat," kata dia dengan nafas terengah-engah karena kelelahan dan dehidrasi.

Ia menceritakan, laut di Bali 15 tahun lalu sangat bersih. Saat itu ia suka berenang dan menyelam karena banyak menjumpai ikan, penyu dan terumbu karangnya masih alami. "Tetapi sekarang sudah rusak. Ini juga disebabkan oleh global warming," katanya.

Dia pun mengajak mengurangi emisi karbon dengan 10 cara. Antara lain mengurangi penggunaan lampu, menanam pohon dan bambu, mengurangi penggunaan kendaraan, mengurangi penggunaan air panas, membuka jendela rumah, dan mengkonsumsi sayur sekali dalam seminggu. (gds/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads