Suku Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menyampaikan ada enam unit kontrakan yang terbakar sore tadi. Penyebabnya, pendistribusian bensin dari motor ke tempat penyimpanan yang tersambar api kompor.
"Kami menduga api kompor menyambar bensin yang lalu memicu kebakaran," kata Kasiops Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta dilansir Antara, Rabu (2/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyampaikan, berdasarkan keterangan saksi, bensin disuling dari dua unit motor ke kontrakan. Di mana kontrakan tersebut dijadikan lokasi penyimpanan bensin.
Di saat bersamaan, tetangga korban sedang memasak. Kemudian, api dari kompor menyambar ke kontrakan yang berisikan bensin.
"Api dari kompor menjalar melalui tumpahan bensin yang tercecer saat penyulingan dan api langsung membesar," kata Gatot.
Akibat kebakaran itu, tiga orang mengalami luka bakar. Ketiganya dilarikan ke rumah sakit.
"Tiga orang korban terdiri dari dua lelaki dan satu wanita. Ketiga korban sudah dibawa ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis," kata Gatot.
Korban pertama pria berinisial AB (50) mengalami luka bakar di bahu sebelah kiri. Kedua wanita berinisial LN (41) mengalami luka bakar pada lengan tangan kanan. Korban ketiga berinisial FB (22) mengalami luka bakar di bagian lengan kanan.
"Ketiga korban merupakan penghuni kontrakan yang terbakar. Saat ini sudah mendapatkan perawatan," kata dia
(dek/azh)









































