Lahan di Perbatasan Legian-Denpasar Terbakar, 3 Hari Baru Padam

Lahan di Perbatasan Legian-Denpasar Terbakar, 3 Hari Baru Padam

Fabiola Dianira - detikNews
Selasa, 01 Sep 2026 16:30 WIB
Kebakaran lahan di perbatasan antara Legian-Denpasar, tepatnya di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Selasa (1/9/2026).
Kebakaran lahan di perbatasan antara Legian-Denpasar, tepatnya di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Selasa (1/9/2026)
Denpasar -

Kebakaran lahan terjadi di perbatasan antara Legian-Denpasar, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali. Proses pemadamannya diperkirakan membutuhkan waktu 2-3 hari.

Kebakaran itu tepatnya terjadi di perbatasan Legian-Denpasar, tepatnya di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, pada Senin (31/8) malam.

Pantauan detikBali pada Selasa (1/9/2026) siang, sejumlah bangunan di sekitar lokasi kebakaran tampak telah hangus dan rata dengan tanah. Asmuni, salah seorang warga yang rumahnya ikut terbakar, mengatakan terdapat sekitar 100 rumah yang terdampak kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga lainnya, Tukiran, mengaku sempat mendengar suara ledakan saat kebakaran terjadi pada Senin malam. Menurutnya, sejumlah kendaraan dan bangunan semipermanen di sekitar lahan ikut terbakar.

"Mobil Avanza, pikap, itu ada. Rumah semipermanen itu semua terbakar. Banyak sekali, cuma nggak dihitung," ujar Tukiran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar, I Made Tirana, mengungkapkan sebanyak 12 armada dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Menurutnya, pemadaman juga juga dibantu enam armada damkar dari Kabupaten Badung.

"Luasnya sekitar 4 sampai 5 hektare," ujar Tirana, Selasa (1/9/2026).

Lokasi kebakaran berada di kawasan yang dekat dengan permukiman penduduk. Di sekitarnya, terdapat lahan dan gudang yang kerap digunakan pemulung untuk mengumpulkan sampah.

Tirana mengakui petugas damkar menemukan kendala lantaran sejumlah titik kebakaran tertutup seng bekas atap gudang. Saat ini, petugas di lapangan menunggu alat berat ekskavator untuk membongkar material yang menutup titik api.

"Kalau bisa alat beratnya cepat datang, ya kita bisa cepat atasi. Ya kurang lebih dua sampai tiga hari (proses pemadaman)," ujar Tirana.

"Mengingat luasnya, sangat luas dan juga medan yang kita tangani cukup lumayan ini, semua tertutup seng," sambungnya.

Tirana memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Dia mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat cuaca panas dan kemarau panjang.

Baca selengkapnya di sini

Lihat Video 'Sejumlah Satwa Jadi Korban Kebakaran Taman Nasional Bromo':

(idh/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini