Cegah Karhutla, Polda Sumsel Door to Door Edukasi Masyarakat

Cegah Karhutla, Polda Sumsel Door to Door Edukasi Masyarakat

Fara Difa Alfeni - detikNews
Selasa, 01 Sep 2026 14:31 WIB
Polda Sumsel
Foto: dok. Polda Sumsel
Jakarta -

Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat Polda Sumatera Selatan dengan pelibatan masyarakat secara langsung.

Melalui Polres Muara Enim, jajaran Polsek Gelumbang melakukan sosialisasi door to door sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga lanjut usia di Desa Pelempang, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (31/26) tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya Karhutla.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui komunikasi langsung dari rumah ke rumah, warga diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah kebakaran sejak dari tingkat keluarga.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Gelumbang Iptu Budianto, dengan melibatkan personel Polsek Gelumbang, Bhabinkamtibmas, mahasiswa S-2 STIK PTIK, siswa SIP, pemerintah kecamatan dan desa, serta Babinsa yang turut mendampingi kegiatan.

ADVERTISEMENT

Dalam sosialisasi tersebut, petugas memberikan pemahaman mengenai dampak Karhutla sekaligus mengajak masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Langkah ini dilakukan untuk mendorong kesadaran warga agar turut berperan dalam mencegah potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

Pendekatan door to door dipilih agar pesan pencegahan Karhutla dapat tersampaikan secara lebih dekat kepada masyarakat.

Dengan komunikasi langsung, kepolisian berharap warga tidak hanya memahami risiko kebakaran, tetapi juga aktif melaporkan apabila menemukan adanya potensi titik api.

Selain memberikan edukasi, rombongan juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga lanjut usia di Desa Pelempang.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dengan menggabungkan upaya pencegahan Karhutla dan kepedulian terhadap masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa S-2 STIK PTIK dan siswa SIP dalam kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran lapangan mengenai pola pendekatan kepolisian kepada masyarakat.

Mereka turut berinteraksi langsung dengan warga dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan Karhutla.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan pencegahan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk masyarakat di tingkat desa.

"Pendekatan door to door menjadi salah satu cara untuk menyampaikan edukasi secara langsung kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di lingkungannya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, kegiatan yang disertai pemberian bantuan sosial tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri yang tidak hanya berfokus pada edukasi keamanan dan lingkungan, tetapi juga membangun kedekatan serta kepedulian kepada masyarakat.

"Pencegahan Karhutla harus dilakukan bersama. Dengan komunikasi yang baik antara Polri, TNI, pemerintah daerah, perangkat desa dan masyarakat, kami berharap potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin," tambahnya.

Melalui edukasi langsung dan kegiatan sosial tersebut, Polda Sumsel bersama jajaran terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

Simak juga Video 'Warga-Relawan Sesak Napas Akibat Asap Karhutla Kubu Raya':

(prf/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini