Kebakaran di permukiman di Jalan Kramat Sawah 10, Paseban, Senen, Jakarta Pusat, membuat sejumlah rumah ludes. Ketua RW setempat, Ismail, mengatakan warga sempat mencoba memadamkan api dengan air seadanya.
Api diduga berasal dari salah satu rumah warga pada Kamis (21/8). Dia menduga terdapat barang-barang yang mudah terbakar di rumah tersebut sehingga api cepat membesar.
"Mereka panik bukannya matiin api, namun lari, lalu api membesar. Karena satu rumah mudah terbakar," ujar Ismail di Paseban, Jumat (21/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, rumah-rumah yang terbakar sudah dipasangi garis polisi. Ismail mengatakan warga sudah berupaya agar api tidak menyebar ke rumah lain.
"Jadi kita memang sudah berusaha semaksimal mungkin memadamkan. Ya pakai ember nggak tertolong juga," sambungnya.
Saat ini, warga yang terdampak kebakaran mengungsi di halaman SDN Paseban 05 Pagi. Salah seorang warga terdampak, Arsiah, mengatakan pengungsi sudah mendapatkan bantuan.
"Alhamdulillah sudah cukup, sudah banyak bantuan dari semalam. Baru datang toilet tadi pagi," ujar Arsiah.
Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Kamis (20/8), sekitar pukul 20.00 WIB. Pemadaman selesai pukul 22.49 WIB.
Dinas Gulkarmat DKI Jakarta menyebut ada 32 unit mobil damkar yang dikerahkan untuk memadamkan api kemarin malam. Tidak ada korban jiwa ataupun luka akibat kebakaran.
Penyebab kebakaran masih diselidiki. Sementara itu, 120 warga yang terdampak kebakaran harus mengungsi.










































