KPK Duga Rektor Unsoed Pakai Perantara Terkait Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

KPK Duga Rektor Unsoed Pakai Perantara Terkait Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Kurniawan Fadilah - detikNews
Jumat, 21 Agu 2026 12:32 WIB
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq.
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq (dok. Unsoed)
Jakarta -

KPK mengungkap adanya dugaan pihak perantara dalam perkara Rektor Universitas Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Perantara itu diduga memiliki peran dalam setiap penerimaan yang diterima oleh Akhmad Sodiq.

"Diduga memang ada layering dalam penerimaan tersebut," kata jubir KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026).

Ahmad Sodiq terjaring OTT KPK pada Kamis (20/8). Selain Ahmad Sodiq, dua Wakil Rektor (Warek) Unsoed juga diamankan KPK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhmad Sodiq diamankan di Jakarta bersama satu pihak lainnya, sementara dua wareknya diamankan di Purwokerto.

Dari hasil pemeriksaan awal di Polrestabes Banyumas, Budi menyebut penyidik membawa tujuh orang ke Jakarta. Ketujuh orang tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

"Sehingga sampai dengan saat ini pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut dan sedang menjalani permintaan keterangan di KPK, total sejumlah 9 orang," imbuhnya.

OTT ini berkaitan dengan dugaan suap penerimaan mahasiswa baru. KPK menyita uang ratusan juta rupiah sebagai barang bukti.

"Kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam penerimaan mahasiswa baru," ujar Budi.

Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status para pihak yang terjaring OTT.

Tonton juga video "KPK OTT Rektor Unsoed: 14 Orang Diamankan-Duit Ratusan Juta Rupiah Disita"

(ygs/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini