"Keduanya mempunyai jaringan yang kuat dan sekarang kita sedang kembangkan," kata Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Herri Wibowo saat dihubungi di Jakarta, Rabu (5/12/2007).
Sedang penangkapan di pimpin Kanit Narkoba Polsek Cempaka Putih Aiptu Prabowo. Dari dua warga Nigeria berinisial AS dan SM, diperoleh barang bukti shabu-shabu.
"Ini bermula dari penyamaran petugas yang membeli shabu-shabu dari mereka. Setelah disepakati, kedua pihak akhirnya melakukan transaksi di kawasan Sarinah," tambah Herri.
Dengan membawa uang Rp 74 juta serta ditemani seorang wanita, seorang petugas berpakaian preman sempat menunggu 1 jam. Namun tak lama saat transaksi hendak dilakukan, kedua tersangka yang berada di dalam taksi mengetahui bahwa calon pembelinya adalah polisi mereka lantas mencoba melarikan diri.
"Mereka diketahui sebagai pemasok barang haram itu di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Sasaran mereka adalah pengunjung tempat hiburan malam," jelas Herri.
Akhirnya petugas mengejar dan melepaskan tembakan peringatan kepada seorang tersangka yang kabur saat hendak dibekuk.
"Sekarang kita sedang mencari pemasok shabu-shabu kepada mereka," tandasnya. (ndr/)











































