"Karena saya dengar ada yang menerima SKL, tapi masih bermasalah. Jadi prioritaskan dulu yang menerima SKL, seperti Anthony Salim (Salim Group)," kata Wakil Ketua Komisi III Soeripto kepada detikcom, Rabu (5/12/2007).
Soeripto mengatakan, interpelasi yang dilakukan DPR untuk menanyakan kepada pemerintah seluruh kasus BLBI yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekedar mengingatkan, saat ini ada sekitar 21 konglomerat yang mendapat Surat Keterangan Lunas (SKL) dari pemerintah. Di antaranya, Anthony Salim yang menduduki peringkat tertinggi jumlah utang BLBI yaitu Rp 52,7 triliun, Bob Hasan (Bank Umum Nasional) sebesar Rp 5,34 triliun, dan Nirwan Bakrie (Bank Nusa Nasional) Rp 3,35 triliun. (zal/ken)











































