Cegah Penurunan Tanah, AHY Minta DKI Perkuat Infrastruktur

Cegah Penurunan Tanah, AHY Minta DKI Perkuat Infrastruktur

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Foto: Brigitta Belia/detikcom)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta Jakarta memperkuat infrastruktur untuk menghadapi ancaman penurunan muka tanah (land subsidence) dan kenaikan muka air laut (sea level rise).

Hal itu disampaikan AHY saat menjadi pembicara dalam Jakarta Asset Forum and Expo (JAFEX) 2026 di St Regis, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026). AHY mengatakan kondisi Jakarta yang semakin padat membuat.

"Saya melihat ada sejumlah kerentanan dan kita semua menyadari bahwa Jakarta yang sudah begitu padat ini harus kita perkuat dari sisi infrastrukturnya," kata AHY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AHY kemudian menyinggung kondisi Pantai Utara (Pantura) Jakarta dan Teluk Jakarta. Menurutnya, pemerintah saat ini terus mendorong upaya mitigasi terhadap penurunan muka tanah dan kenaikan muka laut.

"Berbicara pantai utara, Teluk Jakarta. Itulah mengapa Presiden Prabowo Subianto saat ini terus mendorong Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa," ujarnya.

AHY mengatakan pemerintah perlu mengantisipasi dampak land subsidence dan sea level rise dengan berbagai pendekatan. Menurutnya, mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur keras, tetapi juga perlu memanfaatkan solusi berbasis alam (nature-based solution).

"Dan kami juga menjadi bagian untuk memberikan sejumlah direktif agar terjadinya land subsidence termasuk sea level rise ini bisa kita mitigasi dengan pendekatan infrastruktur keras maupun solusi yang lebih alamiah,"jelasnya.

"Nature-based solution ini juga harus kita ke depankan, kita kombinasikan secara hibrida agar bisa mencegah pemburukan dari fenomena alam tersebut," sambungnya.

AHY menilai penguatan infrastruktur menjadi bagian penting dari upaya Jakarta menjadi kota global yang memiliki daya saing. Selain persoalan lingkungan, menurutnya konektivitas juga harus terus diperkuat agar masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan lebih nyaman.

"Kita harus memastikan jika Jakarta ingin menjadi kota yang semakin global tadi, semakin punya daya saing, maka selain isu lingkungan, konektivitas juga harus kita perkuat," ujarnya.

AHY mengatakan Jakarta memiliki tantangan besar karena jumlah penduduk dan aktivitas perkotaan yang tinggi. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara berkelanjutan.

Dia berharap Jakarta dapat menjadi contoh bagi kota-kota besar lainnya di Indonesia dalam menghadapi tantangan perkotaan.

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur, Jakarta bukan hanya siap, tapi bisa menjadi model yang ideal bagi kota-kota besar di tempat lainnya," pungkasnya.

Lihat juga Video: Benarkah Jakarta Sedang Tenggelam?

(bel/yld)


Berita Terkait