×
Ad

Said Abdullah: Soekarno Cup Jadi Ajang Bangun Pesepakbola Berkarakter

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2026 09:54 WIB
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Soekarno Cup 2026 akan digelar di Jawa Timur pada 10-24 Agustus 2026. Sebanyak 16 tim dari berbagai provinsi akan bersaing memperebutkan piala bergilir yang sebelumnya diraih Tim Sepak Bola PDI Perjuangan Jawa Timur pada 2025.

Adapun kompetisi ini akan digelar di beberapa tempat, antara lain; Gelora 10 November, Gelora Bung Tomo dan Lapangan Thor di Surabaya, serta Gelora Joko Samudro, di Gresik.

"Pada tahun 2025, Tim Sepak Bola PDI Perjuangan Jawa Timur menjuarai kompetisi Soekarno Cup di Bali. Piala bergilir ini sudah setahun berada di Surabaya. Kini, di tahun 2026, PDI Perjuangan Jawa Timur menjadi tuan rumah kompetisi bola antar provinsi yang digawangi oleh para pengurus PDI Perjuangan se-Indonesia," ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

"Meskipun dibentuk oleh para pengurus PDI Perjuangan se Indonesia, tim sepak bolanya direkrut dari anak anak muda di masing masing daerah secara profesional. Ada manajer tim yang berburu talenta, sebagian diantaranya dari anak anak muda kurang mampu," imbuhnya.

Dibuka dengan Penyalaan Obor

Pembukaan Soekarno Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10 Agustus 2026. Acara tersebut rencananya dihadiri jajaran DPP PDI Perjuangan serta tiga legenda hidup Timnas Indonesia.

Rangkaian pembukaan akan ditandai dengan penyalaan obor sebagai simbol semangat kemerdekaan dan perjuangan meraih prestasi. Selain itu, akan digelar defile kontingen serta pertunjukan yang melibatkan para seniman tradisional.

"Pada acara pembukaan tanggal 10 Agustus 2026, sedianya akan dihadiri oleh jajaran DPP PDI Perjuangan, dan tiga legenda hidup Timnas PSSI. Rangkaian pembukaan acara ditandai dengan penyalaan obor sebagai simbol semangat kemerdekaan, dan meraih prestasi. Adapula defile para kontingen, dan penampilan sebanyak 300 seniman tradisional," kata Said.

Sementara itu, acara penutupan dijadwalkan dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Dalam kesempatan tersebut, trofi Soekarno Cup 2026 akan diserahkan kepada tim yang keluar sebagai juara.

16 Tim Berebut Piala Bergilir

Soekarno Cup 2026 akan diikuti oleh 16 tim PDI Perjuangan dari berbagai daerah yang lolos pada babak kualifikasi. Mereka berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Bali, Papua, Papua Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Maluku, Jambi, dan Sumatera Utara.

"Khusus untuk Tim Sepak Bola PDI Jawa Timur, kami bentuk dari proses seleksi 1.615 anak anak muda se-Jatim. Kami tak menyangka begitu tingginya antusiasme para gen z ingin terlibat di Soekarno Cup. Seleksi kami bagi dalam lima region; Surabaya, Bangkalan, Malang, Blitar, dan Banyuwangi. Dari hasil seleksi yang dilakukan oleh jajaran manajemen dan pelatih, kami telah memiliki 25 pemain yang siap berlaga, dan mempertahankan tropi juara," papar Said.

"Tim Jawa Timur telah menjalani pemusatan latihan selama dua bulan, dan melakukan uji coba pertandingan dengan berbagai tim, seperti; Persebaya Future Lab, Gresik United Academy, dan Deltras Academy," imbuhnya.

Said menyampaikan pertandingan akan menggunakan mekanisme babak penyisihan yang terbagi dalam empat grup. Nantinya, dua peringkat terbaik dari masing-masing grup akan lolos babak delapan besar, lalu semifinal dan final.

Panitia juga menyiapkan sejumlah penghargaan individu dalam setiap pertandingan dan di akhir kompetisi seperti laga World Cup. Salah satunya penghargaan tersebut antara lain Man of the Match di setiap laga yang ditentukan Tim PSSI Jawa Timur. Ada pula penghargaan pencetak gol terbanyak, kiper terbaik, dan pelatih terbaik.

"Soekarno Cup 2026 juga memberikan kesempatan luas bagi wasit wasit perempuan. Tampilnya wasit perempuan sebagai bentuk gender awareness kami. Banyak wasit-wasit perempuan yang hebat, dan mereka harus diberikan tiket untuk mengawal jalannya pertandingan agar fair play," sambungnya.

Said menegaskan Soekarno Cup bukan hanya sekadar kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun karakter pemain muda melalui nilai disiplin, sportivitas, dan kerja sama tim.

"Soekarno Cup bukan sekedar ajang sepak bola, namun juga cara kami ikut terlibat membangun karakter bangsa. Kami berharap ajang kompetisi ini bisa membangun kedisiplinan, sportivitas, dan kerja sama tim. Mereka bisa mahir main bola, tetapi juga punya jati diri yang kuat, mengenal karakter para founding father, seperti Bung Karno," paparnya.

Said berharap kompetisi ini dapat menjadi ruang untuk menemukan dan mengembangkan talenta sepak bola muda dari berbagai daerah. Dalam jangka panjang, talenta yang muncul dari kompetisi tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi pemain profesional dan memperkuat sepak bola nasional.

"Kami yakin jika banyak pihak ikut terlibat mengembangkan bola, masa depan sepak bola nasional akan lebih menjanjikan. Semakin banyak kompetisi, semakin mengasah skill para pesepak bola muda. Tentu kami punya harapan, PDI Perjuangan memiliki skuad tim bola profesional, dan bisa ikut berlaga di kompetisi profesional. Namun prioritas awal ini mengasah dan mendapatkan banyak talenta, agar bisa membentuk skuad banteng muda yang tangguh dan profesional," pungkasnya.

Tonton juga video "Said Abdullah: Kehadiran Prabowo di DPR Jawab Keraguan Pasar soal Fiskal"




(akd/ega)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork