Menko Zulhas dan BGN Fokus SPPG di 3T, Targetkan Selesai Minggu Ini

Menko Zulhas dan BGN Fokus SPPG di 3T, Targetkan Selesai Minggu Ini

Taufiq Syarifudin - detikNews
Kamis, 06 Agu 2026 14:59 WIB
Menko Pangan Zulhas hingga Kepala BGN Sudaryono menyampaikan perkembangan evaluasi MBG
Menko Pangan Zulhas hingga Kepala BGN Sudaryono menyampaikan perkembangan evaluasi MBG. (Taufiq Syarifudin/detikcom)
Jakarta -

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan pihaknya dan Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini fokus menyelesaikan target jangka pendek, yakni SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), untuk melayani Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah 3T. Dia mengatakan target tersebut akan selesai dalam minggu ini.

"Karena target kita ada jangka pendek, jangka pendek itu 1 bulan, harus ada yang kita selesaikan, terutama SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang di daerah 3T, yaitu Papua, NTT, dan Maluku, yang paling berhak, banyak stunting dan seterusnya," kata Zulhas saat membahas perbaikan tata kelola MBG di Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zulhas mengatakan pihaknya akan merampungkan target SPPG di daerah 3T dalam minggu ini. Adapun daerah 3T meliputi Papua, NTT, dan Maluku.

"Kami tadi sudah menyelesaikan, sudah rapat hari ini memutuskan, yang 3T akan selesai dalam minggu ini. Karena minggu lalu kita rapat satu bulan, ternyata dalam satu minggu ini insyaallah bisa kita selesaikan yang 3T," ucap Zulhas.

Kemudian, Zulhas mengatakan pihaknya tengah mengejar target pendataan. Dia mengatakan pendataan ditargetkan selesai dalam satu bulan.

"Dari awal lalu sebulan hitungnya bukan minggu lalu, tanggal 10. Tapi tanggal 5, tanggal 6, tanggal hari ini sudah sebagian besar sudah hampir kita selesaikan, sehingga data dari Kementerian Agama, dari Kementerian Kesehatan, dari kependudukan, dari Kementerian Pendidikan, dan BGN sudah nyambung ya, ada beberapa koreksi, nanti akan disampaikan oleh Kepala BGN. Nah, itu sudah selesai," ujar dia.

Tonton juga video "Zulhas Sebut Program Kampung Nelayan Bisa Atasi Tengkulak Nakal"

(maa/gbr)


Berita Terkait