Para buruh berasal dari Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI). Para buruh ini berdatangan dari kawasan industri Cakung, Tangerang, dan Kapuk Muara, Jakarta Utara.
Berorasi di depan Istana, Ketua DPP FNPBI Domingus Oktavianus menyatakan UMN Rp 1,2 juta didapatkan setelah FNPBI melakukan survei di tingkat nasional, dengan konsekwensi tidak adanya upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimun regional (UMR).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 11.20 WIB, Minggu (2/12/2007), aksi unjuk rasa masih berlangsung. Saat long march dari Indosat menuju Istana, mereka dikawal polisi dari Polsek Sawah Besar. Aksi ini tidak membuat macet jalan. Aksi ini juga berlangsung tertib.
Spanduk bertuliskan 'Naikkan UMN 1,2 juta' mereka usung. Sejumlah poster dari karton juga mereka bawa. Antara lain bertuliskan 'Hapus Sistem Buruh Kontrak', SBY JK Gagal Sejahterakan Rakyat', dan 'Upah Baru Presiden Baru'.
Aksi unjuk rasa sempat terganggu hujan selama 15 menit. Setelah hujan reda, mereka pun bergerak menuju Istana. Para buruh mengenakan seragam merah dengan ikat kepala dan bendera FNPBI.
(asy/fay)










































