×
Ad

LCC Empat Pilar MPR RI Sumbar Resmi Dibuka, Sembilan Sekolah Bersaing

Chayyara Zulghifary - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2026 20:18 WIB
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Anggota MPR RI dari Kelompok DPD, Muslim M. Yatim, membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Padang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman pelajar terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun karakter generasi muda.

Acara tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Administrasi MPR RI Heri Herawan, Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Wachid Nugroho, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Habibul Fuadi.

LCC Empat Pilar MPR RI juga menghadirkan tiga dewan juri daerah, yakni Dosen Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Pendidikan Pancasila, dan Pendidikan Karakter Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Muspardi, Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Negeri Padang Monica Tiara, serta Lektor Universitas Negeri Padang Atri Waldi.

Dalam sambutannya, Muslim menegaskan LCC Empat Pilar MPR RI tidak sekadar menjadi ajang adu cepat menjawab pertanyaan, tetapi juga menjadi sarana membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, integritas, serta rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencari siapa paling cepat menjawab soal, tetapi untuk membentuk generasi muda yang memahami nilai-nilai Pancasila, menghormati konstitusi, menjaga persatuan bangsa, serta merawat keberagaman Indonesia," ujar Muslim Sabtu (1/8/2026).

Muslim juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Dinas Pendidikan, panitia pelaksana, dewan juri, kepala sekolah, guru pendamping, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan LCC Empat Pilar MPR RI.

"Kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik berkat kerja keras dan sinergi seluruh pihak. Saya menyampaikan apresiasi kepada semua yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini," ungkapnya.

Kepada para peserta, Ia berpesan agar nilai-nilai Empat Pilar MPR RI tidak hanya dipahami sebagai materi perlombaan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kalian hadir bukan hanya sebagai peserta lomba, tetapi sebagai representasi generasi muda Indonesia yang dipercaya membawa semangat persatuan, cinta kepada tanah air, dan komitmen menjaga kehidupan berbangsa," tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi dan internet membawa banyak manfaat, namun juga memunculkan tantangan seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, hingga potensi perpecahan sosial.

"Teknologi digital merupakan pisau bermata dua. Di satu sisi memberikan manfaat besar, tetapi di sisi lain menghadirkan tantangan baru. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman agar bangsa Indonesia tetap bersatu dan tidak mudah terpecah belah," katanya.

Ia menambahkan, pendidikan nasional tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk manusia yang memiliki moral, integritas, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan.

"Makna mencerdaskan kehidupan bangsa bukan hanya meningkatkan kemampuan ekonomi atau intelektual, tetapi menciptakan manusia yang berpijak pada moral, integritas, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Habibul Fuadi, mengatakan LCC Empat Pilar MPR RI menjadi salah satu upaya memperkuat karakter, nasionalisme, dan pemahaman nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.

Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri mengikuti kompetisi tersebut. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama perlombaan menjadi bagian penting dalam membentuk mental dan wawasan kebangsaan.

"Hari ini kita hadir sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk memupuk rasa nasionalisme dan kebangsaan. Hal yang paling berharga dari kegiatan ini adalah pengalaman yang diperoleh para peserta," ujar Habibul.

Habibul menuturkan seluruh peserta merupakan siswa terbaik yang telah melalui proses seleksi di tingkat kabupaten dan kota. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk saling menghargai apa pun hasil perlombaan.

"Dalam sebuah perlombaan tentu ada peringkat. Namun, semua anak-anak kita yang hadir di ruangan ini adalah juara. Siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai pemenang, semuanya tetap juara," katanya.

Menurut Habibul, Sumatera Barat memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh bangsa, seperti Mohammad Hatta, Mohammad Yamin, Tan Malaka, dan Mohammad Natsir. Semangat perjuangan para tokoh tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.

"LCC Empat Pilar MPR RI merupakan bagian dari upaya membangun mentalitas, karakter, dan semangat kebangsaan bagi anak-anak kita," ungkapnya.

Ia berharap LCC Empat Pilar MPR RI terus menjadi wadah bagi pelajar untuk meningkatkan pengetahuan, mengembangkan potensi, serta membentuk generasi penerus yang berprestasi dan memiliki rasa cinta terhadap Indonesia.

LCC Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Sumatera Barat diikuti sembilan sekolah yang lolos seleksi tingkat kabupaten/kota, yakni SMAN 1 Padang, SMAN 1 Sijunjung, SMAN 1 Tilatang Kamang, MAN Insan Cendekia Padang Pariaman, SMAN 1 Gunung Talang, MA IT Insan Cendekia Payakumbuh, SMAN 1 Solok, SMAN 2 Bukittinggi, dan SMAN 3 Painan.




(akn/ega)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork