"Air sudah surut tinggal genangan air setinggi 10 cm di gang-gang yang gotnya mampet," kata Lurah Penjaringan, Budi Santoso, kepada detikcom, Selasa (27/11/2007) pukul 08.30 WIB.
Menurut dia, banjir disebabkan air laut pasang yang ketinggiannya melebihi tanggul. Air pasang biasanya terjadi pukul 09.00 WIB hingga puncaknya pukul 12.00 WIB.
"Sekarang tanggul sudah ditambal dengan batu bronjong yakni kawat yang diayam dan diberi batu di dalamnya. Sudah 100% selesai," ujarnya.
Budi menambahkan sekitar 10 warga masih bertahan di lokasi pengungsian. "Warga terkena gatal-gatal. Saya sudah minta mereka berobat ke puskesmas, gratis," kata Budi.
Air pasang setinggi 1 meter menggenangi rumah 8.000 KK di Muara Baru pada Senin 26 November 2007. Warga setempat sempat mengancam akan membuka pintu air Pasar Ikan agar banjir merata. Pintu air itu pun dijaga ketat aparat kepolisian dan Satpol PP. Jika berhasil dibuka, maka Istana Negara pun bisa tenggelam. (aan/nrl)











































