"Tidak bisa tiba-tiba dikeringkan. Jasa Marga harus bikin tanggul dulu, baru disedot," kata Kasatlantas Polres Bandara Soekarno Hatta Kompol Sutimin saat dihubungi detikcom, Senin (26/11/2007).
Menurut Sutimin, kendaraan arah bandara hanya bisa berjejalan menggunakan bahu jalan dan lajur kiri. Kendaraan yang keluar dari bandara kondisinya lebih sulit lagi.
"Kendaraan terpaksa lewat satu persatu, airnya setinggi 10-15 cm," lanjutnya.
Menurut Sutimin, Polres Bandara mengerahkan 15 petugas polantas dibantu 20 polisi samapta. Polisi berbagi tugas dengan Jasa Marga.
"Otoritas mereka di dalam tol bersama PJR, kita lancarkan yang mau keluar tol dan memberi tahu yang akan masuk ke tol," pungkasnya.
(fay/sss)











































