"Mereka biasa mencari korban di Masjid Agung Bandung. Dua orang ini biasa mendatangi jamaah-jamaah yang duduk di masjid dan korban umumnya wanita," kata Kapolres Sumedang AKBP Budi Setiawan di Lido, Sukabumi, Jumat (26/11/2007).
Untuk itu anggotanya pun disebar di seluruh wilayah Bandung. "Semua kesatuan kita kerahkan, termasuk polisi wanita. Mudah-mudahan mereka belum kabur jauh," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka juga dikenakan potongan uang penghasilan mereka 20-50 persen. Kalau tidak membayar, pimpinan aliran itu mengancam dengan ancaman masuk neraka," imbuhnya.
Apakah dugaan para pimpinan Al Haq memakai hipnotis untuk menjerat korban? "Mereka biasa mengucapkan kata bismillah saja, tanpa rahman dan rahim. Ini mirip seperti mantra," jelasnya.
Budi menambahkan nantinya bila tertangkap para pelaku akan dijerat dengan pasal pemerasan dan penipuan.
(ndr/nrl)











































