Satuan Tugas Pencegahan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Sumatera Utara (USU) telah meminta keterangan terhadap 10 korban dugaan pelecehan seksual yang diduga terjadi di lingkungan kampus USU. Kini polisi juga tengah mengusut kejadian tersebut.
"Kita masih melakukan investigasi bersama dengan Direktorat PPA dan PPO Polda (Sumut)," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis, dilansir detikSumut, Selasa (14/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adrian menyebut sejauh ini belum ada korban yang membuat laporan resmi ke Polrestabes Medan. Meski begitu, polisi tetap turun tangan untuk menginvestigasi peristiwa tersebut.
"Sampai saat ini masih belum ada (laporan polisi), makanya kita melakukan investigasi dulu," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Satgas PPK USU Meutia Nauly mengatakan ada kemungkinan korban lebih dari 10 orang. Dia membenarkan terdapat dua kasus pelecehan seksual yang terjadi di Fakultas Kedokteran (FK) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Namun Meutia mengaku pihaknya saat ini belum bisa memberikan keterangan rinci terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang viral di media sosial tersebut. Menurutnya, keselamatan, kerahasiaan identitas, perlindungan, dan pemulihan korban merupakan prioritas utama Satgas PPK.
Simak selengkapnya di sini.
Simak Video '10 Korban Dugaan Pelecehan Seksual USU Dimintai Keterangan Satgas PPK':
(fas/imk)










































