"Kita akan coba bangun taman interaktif di semua kelurahan. Terutama di daerah-daerah yang kumuh dan padat penduduknya," ujar Gubernur Fauzi Bowo usai pencanangan penghijauan lingkungan padat hunian "Keep On Green" Jakarta di RW 07, Kelurahan Kramat Sentiong, Jakarta Pusat, Sabtu (24/11/2007).
Menurut gubernur yang akrab dipanggil Foke ini, Pemprov sekarang membebaskan lahan di 5 wilayah kotamadya Jakarta untuk pembangunan sekitar 100 taman interaktif. Setiap taman nantinya memiliki luas mulai dari 700 m2 hingga 1.000 m2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fauzi mengakui, pembebasan lahan menjadi kendala tersendiri dalam pembangunan taman interaktif ini. Namun, kata gubernur yang dijuluki Bang Kumis ini, pihaknya akan mencari jalan penyelesaian yang bijak untuk masalah itu.
"Saya tetap akan bebaskan lahan dan menambah ruang terbuka hijau. Ini memang tidak mudah. Kalau dibebaskan apakah orangnya suruh tinggal di laut? Kita harus sikapi secara bijak," ujar Fauzi.
Namun, Fauzi berharap warga Jakarta dapat menyadari dan membantu program pemerintah tersebut. Hal itu mengingat manfaat taman interaktif yang tidak sekadar menjadi tempat berkumpul warga.
Taman interaktif didesain juga untuk menyerap air. Nantinya, di taman-taman tersebut, akan dibangun sumur resapan sebanyak mungkin.
Soal dana yang dikeluarkan untuk pembangunan taman itu, Foke menolak menyebutkan angkanya. "Ya, tergantung NJOP (nilai jual obyek pajak) di tempat tersebut," pungkasnya.
(irw/umi)










































