Megawati Bertemu PM Timor Leste, Usul Kerja Sama Libatkan BRIN-BPIP

Megawati Bertemu PM Timor Leste, Usul Kerja Sama Libatkan BRIN-BPIP

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Jumat, 10 Jul 2026 15:21 WIB
Megawati dan PM Timor Leste (Dok Monang Sinaga/PDIP)
Foto: Megawati dan PM Timor Leste (Dok Monang Sinaga/PDIP)
Dili -

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, di Palm Springs, Dili, Timor Leste. Pertemuan keduanya menghasilkan sejumlah komitmen strategis jangka panjang bagi masa depan generasi muda di kawasan.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Timor Leste, Francisco Kalbuadi Lay, Jumat (10/7/2026). Dalam laporannya, Kalbuadi Lay secara khusus memuji gaya komunikasi Megawati yang dinamis dan berbobot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak yang terkesan, Ibu Mega memegang catatan yang ringkas, namun poin-poin yang disampaikan sangat luas dan mendalam saat di podium. Kami berharap anak muda di Timor Leste dapat belajar banyak dari ketokohan dua pemimpin besar, Ma Xanana dan Ibu Mega," ujar Kalbuadi Lay dalam keterangan yang diterima.

Kemudian, Kay Rala Xanana Gusmão dalam pidato kehormatannya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran Megawati. Bagi Xanana, kehadiran Megawati di Dili menjadi pengingat akan momen krusial yang paling membekas dalam hidupnya, yakni pada 20 Mei 2002 saat upacara pemulihan kemerdekaan Timor Leste.

"Di hadapan ribuan rakyat Timor dan para pemimpin dunia seperti Kofi Annan dan Bill Clinton, kehadiran Anda (Megawati) kala itu mengubah momen kemerdekaan menjadi momen rekonsiliasi yang luar biasa," ucap Xanana.

Xanana menegaskan keputusan Megawati hadir pada tahun 2002 mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa hubungan baru dengan Timor Leste yang merdeka bukanlah sebuah kehilangan bagi Indonesia, melainkan sebuah awal yang baru.

"Anda menunjukkan kepada dunia bahwa mantan pihak yang berseberangan dapat memilih jalan perdamaian dan martabat. Hari ini, Timor Leste tidak memiliki sahabat yang lebih dekat daripada Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, Megawati memulai pidatonya dengan menceritakan pengalamannya mengunjungi Taman Makam Pahlawan (TMP) Seroja pada pagi hari, di mana ia menyaksikan perkembangan Dili yang kini jauh lebih ramai dibanding masa lalu. Megawati sempat menyinggung Presiden pertama RI Soekarno.

"Saya sering menggoda Pak Xanana. Kalau beliau menyebut penjara sebagai 'universitas tertutup', saya bilang bapak masih kalah dengan bapak saya (Bung Karno). Pak Xanana di LP Cipinang selama 7 tahun, bapak saya total menjalani 22 tahun penjara dan dibuang 3 kali," seloroh Megawati.

Namun, di balik kelakar tersebut, Megawati menekankan pentingnya makna keteguhan, keberanian, dan kesabaran revolusioner bagi seorang politisi dan pemimpin. "Tanpa keyakinan, manusia bisa menjadi pengkhianat di tengah jalan hanya demi mencari keuntungan materi. Kita harus berusaha menjadikan jalan hidup kita bermakna," tegas Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut.

Lebih lanjut, Megawati menjabarkan tiga kerangka kerja sama konkret yang diusulkannya demi memperkuat fondasi hubungan kedua negara ke depan: Pertama, kerja sama maritim dan perubahan iklim via BRIN; kedua, kajian nasionalisme komparatif via BPIP; dan ketiga, kerja sama institusi kepartaian.

Megawati menyatakan PDI Perjuangan membuka pintu lebar untuk berbagi pengalaman pelembagaan partai dan penguatan kaderisasi dengan partai politik di Timor Leste, khususnya CNRT.

Di akhir pidatonya, Megawati memberikan suntikan motivasi agar Timor Leste tidak pernah merasa kecil dalam peta geopolitik. Ia mengusulkan agar semangat Dasasila Bandung ini dijadikan mekanisme tetap yang bisa diangkat secara formal saat Timor Leste memegang posisi Keketuaan ASEAN pada tahun 2029 mendatang.

"Masa depan itu kita yang menentukan, bukan orang lain," pungkas Megawati.

Megawati Sempat Kunjungi TMP Seroja

Sebelum bertemu Xanana, Megawati Soekarnoputri sempat mendatangi Taman Makam Pahlawan (TMP) Seroja, Dili. Megawati berkunjung pada pagi hari tadi.

Megawati yang mengenakan pakaian tenun ikat berwarna biru yang dipadukan dengan kerudung berwarna putih tiba di Kompleks TMP Seroja sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Megawati tampak didampingi oleh keponakannya, yakni Puti Guntur Soekarno dan Romy Soekarno. Megawati pun langsung mengisi buku tamu.

Setelahnya, dilakukan upacara penghormatan singkat. Dengan takzim dan khidmat, Megawati memimpin hening cipta dan seluruh peserta ziarah mengikutinya.

Dalam momen itu, Megawati secara khusus meletakkan karangan bunga di Kompleks TMP Seroja. Kepala Staf Kepresidenan Timor Leste Henriqueta Maria da Silva yang ikut berziarah juga melakukan hal yang sama.

Setelah upacara, Megawati bergerak ke arah dua makam dan menaburkan bunga ke kedua makam tersebut. Selanjutnya, ia tampak memanjatkan doa.

Simak juga Video 'Hal yang Dibahas Gerakan Nurani Bangsa dan Megawati':

Halaman 2 dari 3
(maa/isa)


Berita Terkait