"Beliau memang dulu perwira tinggi TNI. Tapi tidak pernah memanfaatkan TNI untuk kepentingannya dalam pemilu. Saat 2004 juga tidak," ujar Andi.
Hal itu disampaikan dia saat menjawab pertanyaan wartawan yang mencegatnya di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (23/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penunjukan Marsekal TNI Djoko Suyanto dari TNI AU dibanding Jenderal TNI Djoko Santoso dari TNI AD sempat dituding merupakan strategi SBY menjelang 2009. Tujuannya, saat berlangsung pilpres, yang menjadi Panglima TNI adalah Jenderal TNI Djoko Santoso.
Secara kebetulan kini nama kandidat kuat yang muncul adalah Jenderal TNI Djoko Santoso. Sedangkan Marsekal TNI Djoko Suyanto memasuki masa pensiun pada 2 Desember 2007.
Dikonfirmasi mengenai ini, Andi lagi-lagi membantahnya. "Sekarang ini TNI profesional dan tidak ingin terlibat politik," tandasnya.
(lh/sss)











































